Breaking News:

Berita Banda Aceh

Bersama Pemerintah Kabupaten/Kota Saling Bersinergi Mendukung Percepatan dan Pemerataan Investasi

Kita berharap selain mencatat angka realisasi investasi yang makin besar, peningkatan dan pemerataan realisasi investasi di seluruh sektor dan wilayah

Editor: IKL
For Serambinews.com

Bersama Pemerintah Kabupaten/Kota Saling Bersinergi Mendukung Percepatan dan Pemerataan Investasi

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH,- Pemerintah Aceh melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh terus membangun sinergisitas dan soliditas dengan berbagai stakeholder terkait, khususnya Pemerintah Kab./Kota dalam upaya mendukung percepatan, peningkatan realisasi dan pemerataan investasi di daerah dengan memberdayakan seluruh  SDA yang dimiliki, salah satunya melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Tindak lanjut Hasil Aceh Investment Planning Forum (AIPF) dan Rencana Pengembangan Penanaman Modal (RP2M) Aceh Tahun 2022 di kab/kota se Aceh.

Kepala DPMPTSP Aceh, Marthunis, ST, DEA menyatakan bahwa rakor tersebut dengan melibatkan seluruh instansi terkait di kab./kota diharapkan menjadi media sosialisasi dalam mendukung percepatan dan pemerataan investasi di daerah.

“Kita sangat berharap melalui rapat koordinasi ini akan menciptakan semangat dan soliditas pemerintah kab/kota dalam mendukung percepatan, peningkatan realisasi dan pemerataan penanaman modal di daerah, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), maupun Penanaman Modal Asing (PMA) yang akan berdampak pada penciptaan lapangan pekerjan, penyerapan tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi di daerah, sekaligus terwujudnya pemetaan berbagai potensi investasi utama kab./kota dan peluang investasi serta proyek investasi yang bersifat clear and clean yang siap ditawarkan kepada investor ready to offer dalam bentuk Investment Project/Proposal Ready to Offer (IPRO),“ ungkap Marthunis.

Baca juga: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 22 Ditutup Malam Ini, Kuota Cuma 46 Ribu, Segera Daftar

Baca juga: Siswa belum Vaksin Belajar Terpisah, Rencana Disdik Aceh Jaya

Marthunis menambahkan bahwa mewujudkan Aceh sebagai salah satu destinasi investasi unggulan adalah sebuah keniscayaan dalam rangka memenuhi harapan semua pihak dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, meningkatkan nilai tambah komoditas/jasa unggulan, mengurangi angka kemiskinan di daerah dan mendukung pertumbuhan ekonomi dengan memberdayakan seluruh potensi yang dimiliki dengan karakter, SDA dan potensi komoditi yang dimiliki setiap daerah, sekaligus meningkatkan hilirisasi dan industrialisasi untuk memacu aktifitas perekonomian di daerah.

“Berbagai potensi dan sumber daya tersebut tidaklah cukup untuk menarik minat penanam modal untuk melakukan penanaman modal di daerah. Ketersediaan bahan baku dan infrastruktur, kedekatan dengan pasar, stabilitas politik dan keamanan, tenaga kerja terampil serta iklim investasi kondusif yang memberikan berbagai kemudahan dalam berinvestasi “ease of doing business” menjadi keutamaan bagi investor untuk berinvestasi di Aceh. Melalui kegiatan ini kita juga berupaya untuk membina dan saling mencari solusi bersama yang menghambat kemajuan investasi di daerah “debottlenecking melalui kegiatan transfer knowledge,” tambah Marthunis.

Rahmadhani, M.Bus, Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Iklim Investasi DPMPTSP Aceh menyatakan bahwa Rapat Koordinasi Tindak lanjut Hasil Aceh Investment Planning Forum dan Rencana Pengembangan Penanaman Modal Aceh Tahun 2022 di kab./kota se Aceh akan dimulai minggu depan dengan menghadirkan unsur instansi terkait.

“Koordinasi Tindak lanjut Hasil Aceh Investment Planning Forum dan Rencana Pengembangan Penanaman Modal Aceh Tahun 2022 di kab./kota se Aceh akan dimulai minggu depan di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah sebagai kabupaten perdana (Rabu/27/10/2021) dengan menghadirkan unsur instansi terkait dari masing-masing kab./kota sebagai peserta aktif, seperti DPMPTSP, BAPPEDA, Dinas Perkebunan dan Pertanian, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, dan dinas-dinas teknis sectoral lainnya,“ sebut Rahmadhani yang juga sebagai koordinator tim pada rakor kab./kota tersebut. 

Baca juga: Termasuk Aceh dan Jatim, Berikut Daftar 116 Daerah Penghentian Siaran TV Analog Tahap Pertama

Baca juga: Lowongan Kerja Super Air Jet untuk Lulusan Minimal SMA, Ada Dua Posisi yang Dibuka

Rahmadhani juga menambahkan bahwa selama kegiatan rakor tersebut akan dihadiri oleh beberapa kepala bidang terkait DPMPTSP Aceh, baik bidang yang menangani penanaman modal, maupun bidang perizinan, termasuk juga administrator KEK Arun dalam rangka memberikan berbagai informasi, pencerahan dan kemudahan berinvestasi di Aceh dan di kawasan industri strategis lainnya, seperti KPBPB, Kawasan Industri Ladong, KEK Arun dan Kawan Perikanan Lampulo yang didukung dengan berbagai kemudahan (deregulasi) berusaha lainnya.    

Memasuki akhir tahun 2021 perkembangan investasi di Aceh terus mengalami trend menggembirakan. Dalam kurun waktu 2019 dan 2020, realisasi investasi di Aceh rata-rata meningkat sebesar 175 persen. Pada tahun 2019, realisasi investasi Aceh mencapai Rp.5,8 triliun, naik signifikan dari Rp.1,2 triliun di tahun 2018. Selanjutnya, realisasi investasi di tahun 2020 yang juga meningkat menjadi Rp 9,1 triliun. Diprediksikan realisasi investasi di tahun 2021 akan melampaui target yang telah ditetapkan, walau kita masih menghadapi pandemic Covid-19 .

“Namun, patut menjadi perhatian kita, dimana realisasi investasi di Aceh masih belum merata dari sisi sektor dan wilayah. Sektor energi dan konstruksi masih mendominasi dalam investasi, khususnya PMDN, dan masih bersifat government-led investment dan belum merata di hampir seluruh kab./kota se Aceh. Kita berharap selain mencatat angka realisasi investasi yang makin besar, peningkatan dan pemerataan realisasi investasi di seluruh sektor dan wilayah perlu juga dicapai, “ tutup Marthunis.

Semoga penyelenggaraan Rapat Koordinasi Tindak lanjut Hasil Aceh Investment Planning Forum dan Rencana Pengembangan Penanaman Modal Aceh Tahun 2022 di kab./kota se Aceh akan menggugah semua pihak di daerah untuk saling membangun sinergisitas dan soliditas bersama dalam mendukung percepatan, peningkatan dan pemerataan investasi di daerah.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved