Breaking News:

Berita Pidie Jaya

36 Santri Dayah Jeumala Amal Lueng Putu Juara Lomba Karya Tulis Ilmiah Pemanfaatan Sampah Organik

Lomba menulis karya ilmiah antarsantri dayah tersebut mengangkat dua tema, yakni "Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Kompos dan Penanaman Tanaman Orga

Penulis: Idris Ismail | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/IDRIS ISMAIL     
Ketua Umum Yayasan DJA Loeeng Poetoe, H Teuku Umar Laksamana SE MBA (dua kiri) bersama guru besar ITB, Prof Dr Ir Eng Teuku Abdullah Sanny MSc (kiri) menyerahkan sertifikat dan dana pembinaan kepada santri peraih juara karya tulis ilmiah, Kamis (28/10/2021) 

Lomba menulis karya ilmiah antarsantri dayah tersebut mengangkat dua tema, yakni "Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Kompos dan Penanaman Tanaman Organik dalam Polibag"

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya 

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Sebanyak 36 santri Dayah Jeumala Amal (DJA) Lueng Putu, Kecamatan Bandar Baru,  Pidie Jaya (Pijay) meraih juara lomba karya tulis ilmiah. 

Lomba menulis karya ilmiah antarsantri dayah tersebut mengangkat dua tema, yakni "Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Kompos dan Penanaman Tanaman Organik dalam Polibag"

Bagi para juara, panitia bersama Yuasa Baterai selaku sponsor memberikan dana pembinaan. 

Penyerahan dana pembinaan serta sertifikat penghargaan itu kepada santri penulis peraih juara ini oleh Ketua Umum Yayasan DJA, Teuku Umar Laksamana SE MBA.  

Kemudian guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Prof Dr Ir Eng Teuku Abdullah Sanny MSc yang juga putra Aceh, serta Direktur DJA, Drs Tgk Hamdani. 

Penyerahan ini berlangsung di Dayah Jeumala Amal atau DJA Lueng Putu, Kamis (28/10/2021).

Baca juga: VIDEO Dayah Jeumala Amal Pijay Launching Kebun Organik, Khusus Datangkan Guru Besar dari ITB

Baca juga: Dayah Jeumala Amal Pijay Launching Kebun Organik, Begini Kata Ahli Rotgen Bumi ITB

Baca juga: Raih Juara Nasional dan Provinsi Aceh, 12 Santri Jeumala Amal Terima Penghargaan

Ketua Umum Yayasan DJA, H Teuku Umar Laksamana mengatakan lomba tulis karya ilmiah antarsantri seperti ini digelar setiap tahun untuk memotivasi mereka menulis karya ilmiah sejak dini. 

Tahun ini, kata Teuku Umar, lomba karya tulis itu mengangkat dua tema, yakni "Pemanfaatan Sampah Sampah Organik Menjadi Kompos dan Penanaman Tanaman Organik dalam Polibag,"

Teuku Umar menambahkan lomba dan penilaian ini sudah sebulan terakhir. 

Adapun kategori penilaian secara independen ini adalah metodologi dan sistematika penulisan.

"Kemudian kerangka berpikir dan originalitas serta penguasaan materi lewat presentasi," kata Teuku Umar.

Teuku Umar menambahkan karya yang berhasil meraih juara ini jadi dokumen dayah yang bisa dijadikan referensi. 

Seperti diketahui, dayah terpadu dalam Kabupaten Pidie Jaya yang berbatasan dengan Pidie itu saat ini memiliki 1.600 santri. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved