Breaking News:

Membela Diri saat Ditikam Preman Pasar hingga Nyaris Tewas, Pedagang Sayur Malah Jadi Tersangka

Padahal, menurut Budi, dia dianiaya dan ditikami oleh tiga orang pria di Pasar Pringgan, Kecamatan Medan Baru pada Senin (9/8/2021) lalu.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUN MEDAN/HO
Budi, pedagang sayur korban penikaman jadi tersangka 

SERAMBINEWS.COM, MEDAN - Budi Alan, pedagang sayur korban penikaman malah dijadikan tersangka oleh polisi.

Padahal, menurut Budi, dia dianiaya dan ditikami oleh tiga orang pria di Pasar Pringgan, Kecamatan Medan Baru pada Senin (9/8/2021) lalu.

"Saya korban ditetapkan sebagai tersangka, padahal waktu itu saya membela diri, kalau enggak saya bisa mati," kata Budi kepada Tribun-medan.com, Kamis (28/10/2021).

Ia mengatakan, kejadian penikaman bermula saat dirinya hendak berdagang sayur di Pasar Pringgan.

Ketika itu, Budi yang merupakan warga Dusun I, Desa Tambunan, Kecamatan Sibolangit didatangi preman

"Saya kan jualan buah dan sayur di Pasar Pringgan. Kemudian datang oknum preman minta uang keamanan," kata Budi.

Namun, Budi tak memberikan uang yang diminta. Kebetulan saat itu dia ingin meninggalkan lokasi. Saat akan meninggalkan lokasi, Budi malah dianiaya. 

"Preman itu marah karena kita tidak ngasih uang. Jadi pas dia marah, saya pergi dari situ, lalu dihantam nya mobil ku," ujarnya.

Ia yang tidak terima mobil nya dipukul oleh pelaku, langsung turun dan menegur pelaku.

  
Cekcok pun terjadi antara Budi dan preman tersebut. Setelah itu, pelaku mengajak korban untuk berduel.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved