Breaking News:

Asupan Gizi Penting Bagi Ibu Hamil

Pemenuhan gizi yang baik dan seimbang bagi ibu hamil hal yang terpenting untuk diperhatikan

Editor: bakri
SERAMBI/FM/ARDY
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Aceh, dr Sulasmi MHSM dan Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Konselor Menyusui, dr Mutia Winanda SpGK menjadi narasumber dalam talkshow interaktif bersama Flower Aceh, Darah4Aceh, Aceh Peduli Asi, Dinkes Aceh dan Unicef Indonesia, yang mengangkat tema ‘Gizi Seimbang Pada Ibu Hamil’, di Radio Serambi FM 90.2, Minggu 31/10. Talkshow dipandu host Rangga Ariga. 

BANDA ACEH - Pemenuhan gizi yang baik dan seimbang bagi ibu hamil hal yang terpenting untuk diperhatikan. Karena, dampak dari kekurangan asupan gizi bagi seorang ibu hamil, akan berisiko bagi janinnya dan memberi dampak jangka pendek dan jangka panjang bagi bayinya saat dilahirkan. Bahkan kekurangan asupan gizi yang baik dan seimbang, akan sangat beresiko pada calon ibu bayi tersebut saat proses persalinan tiba.

Demikian diungkapkan dua narasumber talkshow interaktif bersama Flower Aceh, Darah untuk Aceh, Aceh Peduli Asi, Dinkes Aceh dan Unicef Indonesia yang disiarkan langsung di Radio Serambi FM, Minggu (31/10/2021). 

Talkshow yang dipandu host Rangga Ariga yang mengangkat tema 'Gizi Seimbang Pada Ibu Hamil' itu menghadirkan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Aceh dr Sulasmi, MHSM serta Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Konselor Menyusui, dr Mutia Winanda SpGK. "Asupan gizi yang baik dan seimbang itu penting diperhatikan oleh setiap ibu hamil selama masa kehamilannya. Hal itu untuk mencapai status gizi bagi ibu hamil agar dia tetap berada dalam keadaan normal dan dapat menjalani kehamilan dengan baik dan aman, sehingga membentuk jaringan untuk tumbuh kembang janinnya sekaligus kesehatan ibu hamil itu sendiri," terang Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Aceh, dr Sulasmi.

Selain itu, asupan gizi yang baik dan seimbang bagi setiap ibu hamil itu akan memberi energi yang cukup serta dapat mengatasi masalah ibu hamil selama masa kehamilan. "Penting terpenuhinya asupan gizi yang baik dan seimbang. Jangan pernah anggap sepele! Lalu, kalau selama ini porsi makannya tiga kali dalam sehari, mungkin bisa ditambah sedikit dengan tetap memperhatika gizi seimbang, misalnya, kalau selama ini makan telurnya cuma satu, mungkin bisa ditambah menjadi dua," jelas dr Sulasmi.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Aceh ini menyarankan, bagi anggota keluarga untuk tidak merokok di dekat ibu hamil, karena akan mempengaruhi si ibu hamil dan janinnya.

Lalu, hindari atau mengurangi kosumsi gula dan garam serta usahakan minum air putih 2 sampai 3 liter per hari. "Jadi pada prinsipnya hamil itu sangat ditentukan oleh gizi yang baik dan seimbang dan itu merupakan faktor penentu bagi ibu dan bayi. Jadi, jangan pernah abaikan," pungkas dr Sulasmi.

Dokter Spesialis Gizi Klinik dan Konselor Menyusui, dr Mutia Winanda, SpGK, menekankan kalau masalah gizi tidak terpenuhi pada saat hamil, maka akan berdampak pada 1.000 hari pertama kehidupan, sejak kehamilan sampai anaknya berumur dua tahun. Kalau ada masalah gizi terjadi pada 1.000 hari kehidupan itu memiliki dampak jangka pendek serta jangka panjang.

"Jangka pendek terganggunya pertumbuhan dan perkembangan janin serta otaknya dan itu sudah pasti terganggu. Hal itu dikarenakan ibunya tidak cukup kebutuhan energinya, zat besinya. Kemudian pertumbuhan bayinya juga bisa terhambat, bayi akan lahir dengan berat yang rendah dan berisiko kematian dalam kandungan," terang dr Mutia.

Lalu, kalau ibunya kekurangan gizi sejak hamil, jangka panjangnya mulai mempengaruhi kecerdasan kognitifnya yang  menurun, serta produktifitasnya. Di samping itu juga berisiko alami stunting serta , dan hipertensi, diabetes, dan jantung. 

"Karena itu penting untuk menjaga gizi yang baik dan seimbang bagi setiap ibu hamil. Karena hal itu menjadi salah satu faktor penentu di 1.000 hari pertama kehidupan," pungkas dr Mutia Winanda.(mir)

Sumber: Sinyal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved