Senin, 13 April 2026

Berita Bireuen

Dua Pekerja Kesetrum Listrik di Peudada Bireuen, XL Axiata Bantah Terjadi di Tower Seluler Mereka

Namun begitu, ternyata tiang jaringan seluler yang sebelumnya disebut-sebut milik XL, ternyata bukan milik salah satu operator seluler di Indonesia.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Saifullah
Serambi Indonesia
Lokasi tiang tempat jatuhnya dua pekerja di pinggir Jalan Banda Aceh-Medan, Desa Pulo Peudada, Bireuen dan berdekatan dengan Mapolsek dan Koramil Peudada, Bireuen. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Kasus dua pekerja yang kesetrum arus listrik saat memasang aksesoris pada salah satu tiang jaringan seluler di Desa Pulo, Peudada, Bireuen, Senin (1/11/2021), menyebabkan satu pekerja meninggal, dan satu lagi luka-luka.

Namun begitu, ternyata tiang jaringan seluler yang sebelumnya disebut-sebut milik XL, ternyata bukan milik salah satu operator seluler di Indonesia tersebut.

Hal tersebut diterangkan Aldi Desmet selaku Regional  Corporate Communication XL West kepada Serambinews.com, Selasa (02/11/2021) sore.

Klarifikasi Aldi tersebut terkait dengan pemberitaan musibah yang menimpa dua pekerja yang sedang memasang aksesoris pada jaringan seluler iforte (XL).

Para pekerja yang berjumlah 11 orang itu, menurut Erwin selaku koordinator para pekerja, merupakan pekerja di bawah tanggung jawab PT Hepo.

Kala kejadian memilukan tersebut, para pekerja sedang memasang aksesoris pada salah satu tiang jaringan seluler. 

Baca juga: Dua Pekerja Pemasangan Asesoris Kabel Tiang XL Kesetrum, Satu Orang Meninggal, Begini Kronologisnya

Tiang tersebut berdekatan dengan tiang listrik dan satu tiang lainnya dekat dengan salah satu pohon yang berada di pinggir jalan.

Dalam klarifikasi yang diterima Serambinews.com, Aldi menegaskan, terkait pemberitaan mengenai dua pekerja pemasangan aksesoris pada tiang yang kesetrum di Kabupaten Bireuen, Aceh, bahwa hal tersebut tidak ada kaitannya dengan XL Axiata.

“Kedua pekerja  tersebut, papar Aldi, bukan karyawan XL Axiata, dan juga dengan tiang yang dimaksud juga bukan milik XL Axiata,” tulis Aldi Desmet selaku Regional Corporate Communication XL West.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya  dua pekerja asal Medan yang memasang aksesoris penguat kabel pada salah satu tiang jaringan seluler di Desa Pulo Peudada, persisnya di depan Mapolsek dan Koramil Peudada, Bireuen, sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (1/11/2021), kesetrum listrik.

Sontak, keduanya jatuh ke jalan, bahkan satu pekerja di antaranya meninggal dunia dan satu lagi pingsan serta mengalami syok berat.

Baca juga: VIDEO - Dua Pekerja Jaringan XL Kesetrum Listik, Seorang Meninggal Dunia

Korban meninggal dunia bernama Aditia (20), asal Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut).

Satu pekerja lagi yang terpaksa menjalani perawatan medis bernama Firman (26), juga asal Gebang, Kabupaten Langkat.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved