Kamis, 23 April 2026

Perampok Ala Koboi Beraksi di Aceh Timur

Aksi perampokan ala koboi terjadi di pusat pasar Kecamatan Peunaron, Desa Arul Pinang, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (31/10/2021) malam

Editor: bakri
Foto kiriman Ardiansyah
Toko yang jadi sasaran perampokan tiga pria bersenpi membuka layanan BRI Link, dan menjual barang dagangan lainnya, telah dipolice line, di Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Senin (1/11/2021). 

* Pemilik Toko dan Pengunjung Ditodong Pistol

* Bawa Kabur Uang Rp 140 Juta

IDI - Aksi perampokan ala koboi terjadi di pusat pasar Kecamatan Peunaron, Desa Arul Pinang, Kabupaten Aceh Timur, Minggu (31/10/2021) malam, sekitar 21.40 WIB. Aksi kejahatan di tengah keramaian itu diwarnai dengan letusan senjata api.

Beruntung tidak ada korban jiwa, tetapi perampok berhasil membawa lari uang sebanyak Rp 140 juta. Pihak keamanan masih memburu para pelaku, dan sejauh ini polisi baru berhasil menemukan satu unit sepeda motor yang digunakan para perampok.

Informasi yang diperoleh Serambi, toko yang menjadi sasaran perampokan bernama Toko Amanda Jaya, yang menjual berbagai jenis barang dagangan mulai dari pakaian, boneka, hingga peralatan sekolah.

Toko yang juga merangkap mitra BRILink ini kebetulan dilengkapi dengan kamera CCTV, sehingga video rekaman perampokan langsung beredar luas tak lama setelah kejadian.

Dalam video rekaman yang diperoleh wartawan media ini, aksi kejahatan tersebut dilakukan oleh tiga pria yang masing-masing memiliki senjata api laras pendek (pistol).

Aksi perampokan bermula saat ketiga pelaku masuk masuk ke dalam toko. Pelaku yang berjalan paling depan mengenakan baju kaos lengan panjang warna putih dan memakai helm, pelaku kedua mengenakan switer penutup kepala warna hitam merah, dan yang ketiga menggunakan switer, memakai masker, dan helm.

Saat ketiganya masuk, pemilik toko sedang melayani seorang warga. Begitu tiba di depan pemilik toko, pelaku pertama langsung mengeluarkan pistol lalu menodongkannya ke arah pemilik toko. Pelaku kedua menodong pistol ke arah warga, dan yang ketiga menodongkan jenis senjata yang sama ke arah penjaga toko.

Aksi tersebut juga diwarnai dengan letusan senjata api sebanyak satu kali, yang dilakukan oleh pelaku kedua. Pelaku pertama kemudian melompat ke atas meja kasir, lalu mengambil uang dan menyerahkannya kepada pelaku kedua untuk dimasukkan dalam tas yang sudah disiapkan.

Aksi mereka tergolong cepat. Setelah menguras isi laci, ketiga pelaku langsung kabur menggunakan satu unit sepeda motor, berbonceng tiga. Warga sekitar yang mendengar suara letusan dan mengetahui adanya perampokan berupaya mengejar pelaku, namun tak berhasil.

"Saat ini kami sedang berupaya mengejar pelaku," kata seorang warga Peunaron yang dihubungi Serambi malam itu tak lama setelah kejadian.

Warga yang tak mau disebutkan namanya menyebutkan, pelaku perampokan berjumlah tiga orang, mengendarai satu unit sepeda motor. “Pemilik toko saat ini sedang trauma. Warga sedang ramai berkunjung ke kediaman korban," tambahnya.

Perampokan yang diwarnai dengan letusan senjata api, seketika membuat warga menjadi panik dan trauma. Apalagi malam itu sedang banyak warga melakukan aktivitas di pusat pasar Kecamatan Peunaron.

"Kita masih sangat takut dengan kejadian ini, karena ada satu kali letusan senjata. Malam itu juga di sekitar lokasi kejadian sedang ramainya warga melakukan aktivitas," ungkap warga lainnya.

Lakukan pengejaran

Mengetahui adanya aksi perampokan, polisi dari jajaran Polres Aceh Timur langsung bergerak cepat melakukan pengejaran. Apalagi lokasi toko juga tidak terlalu jauh dari Kantor Polsek Peunaron, yang hanya berjarak sekitar ratusan meter.

Namun pada malam kejadian tersebut, Serambi tidak berhasil menghubungi pihak kepolisian di Polsek Peunaron, dan baru mendapatkan konfirmasi dari Kapolsek Peunaron, AKP Justin Tarigan SH, pada Senin (1/11/2021) pagi.

"Benar ada (perampokan). Ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku," ujar Kapolsek, AKP Justin Tarigan SH melalui WhatsApp.

Sejauh ini, pihaknya baru berhasil menemukan satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku perampokan. Kapolsek berharap pihak media bersabar menunggu perkembangan selanjutnya, karena pihaknya sedang melakukan pengejaran.

“Sabar dulu ya, ini masih di lapangan dengan Kasat Reskrim," tutup Justin.(c49)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved