Breaking News:

Internasional

Ajudan Presiden AS Joe Biden Harus Tinggal di Skotlandia, Positif Covid-19

Seseorang ajudan yang bepergian dengan Presiden AS Joe Biden ke Eropa minggu lalu dinyatakan positif Covid-19.

Editor: M Nur Pakar
AP/Evan Vucci
Presiden AS Joe Biden menaiki Air Force One di Bandara Edinburgh untuk kembali ke AS setelah menghadiri Konferensi Perubahan Iklim PBB COP26 di Edinburgh, Skotlandia, Selasa (2/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Seseorang ajudan yang bepergian dengan Presiden AS Joe Biden ke Eropa minggu lalu dinyatakan positif Covid-19.

Pemerintah AS mengkonfirmasi, orang tersebut tidak memiliki kontak dekat dengan sang presiden.

Orang yang divaksinasi lengkap tidak menunjukkan gejala dan tetap berada di Skotlandia untuk dikarantina, seperti dilansir AP, Kamis (4/11/2021).

Kemudian, menjalani tes tambahan setelah dinyatakan positif pada tes cepat aliran lateral yang dikeluarkan oleh pemerintah Inggris untuk semua peserta KTT iklim PBB.

Biden dites negatif pada Selasa (2/11/2021), kata Gedung Putih.

Baca juga: KTT Iklim Glasgow Sepakati Penghentian Batu Bara Sebagai Bahan Bakar

Infeksi di antara orang yang divaksinasi lengkap jarang terjadi.

Tetapi telah lebih sering karena varian delta yang lebih menular menjadi dominan di sebagian besar dunia.

Vaksin masih secara dramatis mengurangi kasus penyakit serius dan kematian.

Gedung Putih mengatakan beberapa anggota staf yang melakukan kontak dekat dengan individu tersebut tidak kembali ke AS dengan Air Force One.

Tetapi, terbang pulang dengan pesawat pemerintah yang berbeda.

Baca juga: Inggris Siapkan Dana Perubahan Iklim Rp 1,9 Triliun, Dapat Diambil Oleh Negara Berkembang

Ajudan Biden dalam perjalanan lima hari ke Roma dan Skotlandia diuji setiap hari dengan campuran tes cepat dan tes PCR yang lebih akurat.

Kasus tersebut diyakini tidak terkait dengan diagnosis Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki dengan Covid-19.

Dia tinggal di rumah dari perjalanan ke luar negeri setelah seorang anggota keluarganya dinyatakan positif Covid-19.

Dia mengkonfirmasi diagnosisnya secara terbuka pada Minggu (31/10/2021) dengan mengatakan memiliki gejala ringan.

Tetapi, akan terus bekerja dari rumah sambil menunggu infeksi berlalu.(*)

Baca juga: Aktivis Remaja Iklim Swedia, Greta Thunberg Sebut Pemimpin Dunia Pengkhianat

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved