Rabu, 3 Juni 2026

Berita Pidie

Abusyik Lantik Tiga Pejabat Pidie, Ini Nama dan Jabatan, Posisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kosong

Sesuai data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie, mereka yang dilantik adalah Safrizal sebagai Kepala Dinas Kela

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/M NAZAR      
Bupati Pidie, Roni Ahmad, mengambil sumpah tiga pejabat yang dilantik di Pendopo Bupati Pidie, Senin (8/11/2021) 

Sesuai data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie, mereka yang dilantik adalah Safrizal sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan atau DKP.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Bupati Pidie, Roni Ahmad SE atau lebih dikenal Abusyik melantik tiga pejabat tinggi pratama di pendopo bupati setempat, Senin (7/11/2021).

Sesuai data dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pidie, mereka yang dilantik adalah Safrizal sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan atau DKP.

Safrizal yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Pidie menggantikan Ir M Hasan Yahya MM.

Sedangkan jabatan Kepala DLH kosong.

Adapun M Hasan Yahya sebagai pelaksana di dinas tersebut karena memasuki masa pensiun pada Desember 2021.

Kemudian Buchari AP MSI dilantik menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie.

Buchari sebelumnya menjabat Asisten Dua Setdakab Pidie merangkap Plt Kepala Dinas PUPR Pidie. 

Baca juga: 45 Pejabat Pidie Jaya Dilantik, Eddy Azwar Jabat Kadinkes, Orizal Safitri Jadi Kepala PU

Baca juga: Pejabat Pidie tak Disiplin, Pembukaan KUA dan PPAS Molor, 9 Anggota Dewan tak Hadir

Terakhir, dr Dwi Wijaya dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan Pidie. Ia sebelumnya menjabat Kabid Pelayanan RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli Pidie

Sedangkan Evi Almanidar yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinkes Pidie kini menjadi pelaksana di dinas tersebut. 

Bupati Pidie, Roni Ahmad SE, dalam sambutannya antara lain menjelaskan tiga pejabat yang dilantik terdiri dari dua eselon II dan satu eselon III.

Abusyik mengaku selama ini setelah selesai ia melantik pejabat, kerap muncul anggapan dirinya telah mengambil uang dari pejabat dilantik.  

"Saya sejak dilantik jadi bupati belum pernah mengambil uang dari staf," jelasnya.

Kata Abusyik, pejabat jangan mengandalkan backing orang lain dalam memburu jabatan. 

"Sekarang yang perlu diandalkan adalah kerja yang bagus dari pejabat bukan backing. Kalau pejabat kerja bagus, tetap saya pertahankan," ujarnya.

Ia menambahkan, pejabat eselon III dan IV akan dipindahkan ke kantor camat jika tidak bekerja dengan baik. Sebaliknya camat yang tidak bekerja akan dinonjobkan di kantor camat tersebut. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved