Breaking News:

China Jalin Hubungan Baik dengan Negara-negara Islam, Setelah Taliban Kini Mulai Dekati Palestina

Selain hubungan China dan Palestina, konferensi juga mendiskusikan peran dan dampak China terhadap konflik Palestina-Israel.

Editor: Amirullah
Via Kompas.TV
Juru bicara pemerintah China hari Senin, (16/08/2021) di Beijing mengatakan China siap memperdalam hubungan yang bersahabat dan kooperatif dengan Afghanistan, setelah Taliban menguasai negara itu menyusul jatuhnya ibukota Kabul ke tangan Taliban hari Minggu, (15/08/2021) (Sumber: Japan Times) 

SERAMBINEWS.COM , PALESTINA - Beberapa waktu lalu, China menyatakan kerja sama dan komitmennya membangun Afghanistan di bawah kendali pemerintahan Taliban.

Kini China mulai mendekat Palestina, yang selama ini dikenal berkonflik dengan Israel.

Terkait hal itu, Istanbul Turki menjadi tuan rumah konferensi internasional pertama yang membahas hubungan China dengan Palestina.

Konferensi itu diadakan pada Sabtu (30/10/2021) lalu.

Konferensi ini dihadiri ahli dan akademisi yang berasal dari seluruh dunia.

Selain hubungan China dan Palestina, konferensi juga mendiskusikan peran dan dampak China terhadap konflik Palestina-Israel.

Konferensi satu hari ini diselenggarakan oleh Forum Timur Tengah Asia.

"Konferensi ini akan mengangkat hubungan sejarah China- Palestina dan berdiri di atas ikatan politik dan budaya yang paling penting," ujar penyelenggara dari Forum Timur Tengah Asia, mengutip Anadolu Agency pada Senin (8/11/2021).

Tercatat sebanyak 16 pembicara, termasuk pembicara dari China yang hadir dalam Konferensi Internasional.

Mereka membahas dukungan China dalam kemerdekaan Palestina.

"(Dukungan) Melawan pendudukan (Israel) (di Palestina) dan dampak konflik AS- China terhadap perjuangan Palestina," kata penyelenggara.

Topik lainnya juga dibahas.

Seperti visi dan strategi China dan sifat peran kebangkitan dan pembangunannya di tingkat Asia Barat.

"Perdebatan juga akan mengantisipasi peran China dalam upaya mencapai solusi yang adil dan komprehensif untuk masalah Palestina," jelas penyelenggara.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved