Breaking News:

Jurnalisme Warga

Upaya Maksimalkan Pendapatan Zakat dan Infak

Semua baitul mal yang ada di kabupaten/kota se-Aceh pastilah ingin meningkatkan pendapatan dan penerimaan zakat, infak, dan sedekat (ZIS)

Editor: bakri
Upaya Maksimalkan Pendapatan Zakat dan Infak
FOR SERAMBINEWS.COM
MARZUKI AHMAD, S.H.I., M.H., Komisioner dan Bagian Sosialisasi dan Hubungan Umat Baitul Mal, Pidie, melaporkan dari Sigli, Pidie

OLEH MARZUKI AHMAD, S.H.I., M.H., Komisioner dan Bagian Sosialisasi dan Hubungan Umat Baitul Mal, Pidie, melaporkan dari Sigli, Pidie

Semua baitul mal yang ada di kabupaten/kota se-Aceh pastilah ingin meningkatkan pendapatan dan penerimaan zakat, infak, dan sedekat (ZIS). Namun, sebagaimana saya dapatkan informasi dari sejumlah teman komisioner baitul mal kabupaten/kota (BMK) di Aceh, tak semua yang diharapkan itu tercapai.

Di BMK Pidie, kami melakukan beberapa langkah untuk mengoptimalkan penerimaan ZIS. Sosialisasi merupakan salah satunya. Sosialisasi ini bertujuan agar penyaluran dana ZIS yang telah ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal, bisa berjalan optimal.

BMK Pidie juga terus melakukan berbagai upaya dengan harapan capaian penerimaan zakat yang dikumpulkan terus meningkat. Untuk itu, badan BMK, dewan pengawas, dan sekretariat harus berperan aktif dalam menjalankan rencana strategis ini, sehingga ke depan akan terlihat progres mulai dari perencanaan, pemungutan, distribusi, sampai pada tahapan pendayagunaan ZIS secara profesional.

Sinergisitas unsur-unsur dalam struktur BMK sangat diperlukan dalam menjalankan visi dan misi BMK, tak terkecuali di Pidie.

Belajar dari pengalaman, setidaknya ada lima tahapan dan terobosan yang perlu kita lakukan dalam memungut ZIS.

Pertama, personalia dan struktur kelembagaan

Sesuai dengan Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2018 ada beberapa perubahan dalam rancangan qanun ini, di antaranya struktur organisasi baitul mal akan diisi oleh komisioner dan adanya tambahan kewenangan dalam mengelola aset wakaf.

Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya Pemerintah Aceh mengesahkan Qanun Nomor 10 Tahun 2018 tentang Baitul Mal. Langkah pertama yang dilakukan petugas (komisioner) baitul mal dibantu tim sekretariat dalam upaya memaksimalkan pendapatan ZIS adalah melakukan sosialisasi dan edukasi tentang zakat kepada masyarakat dan badan usaha.

Kemudian, melakukan revisi peraturan perbup terkait zakat profesi. Hal ini bisa dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai media, baik media sosial maupun media cetak, juga melalui penyampaian khutbah Jumat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved