Berita Aceh Utara
Dinkes Aceh Utara Sosialisasi kepada Ulama dan Tokoh Agama, Tentang Penting Vaksin & Imunisasi Anak
Kegiatan itu diadakan rangka menyosialisasi pentingnya vaksinasi dan imunisasi dasar bagi balita.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Kegiatan itu diadakan rangka menyosialisasi pentingnya vaksinasi dan imunisasi dasar bagi balita.
Laporan Jafaruddin I Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - Dinas Kesehatan atau Dinkes Aceh Utara bekerja sama Unicef dan Yayasan Darah Untuk Aceh (YDUA) mengadakan pertemuan dengan ulama dan tokoh agama.
Pertemuan ini di Op Room Kantor Bupati Aceh Utara, Rabu (10/11/2021)
Kegiatan itu diadakan rangka menyosialisasi pentingnya vaksinasi dan imunisasi dasar bagi balita.
Sosialisasi pentingnya vaksinasi itu diadakan kepada ulama dan tokoh agama, yakni para pimpinan dayah di Aceh Utara.
Sedangkan sosialisasi pentingnya imunisasi dasar bagi anak yang diadakan pada sore hari diikuti para kader posyandu.
Diharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman ulama dan juga kader terhadap pentingnya vaksinasi untuk mencegah virus Corona.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan atau Kadiskes Aceh Utara, Amir Syarifuddin SKM, kepada Serambinews.com, Rabu (10/11/2021).
Kadiskes meminta para ulama dan tokoh agama dapat menyampaikan hal ini kepada masyarakat.
Baca juga: Kapolda Aceh Sebut Suksesnya Vaksinasi Covid-19 di Aceh Jadi Pintu Masuk Investor
Baca juga: Realisasi Vaksinasi Covid-19 di Banda Aceh Tertinggi di Aceh, Ini Daerah dengan Capaian Terendah
Baca juga: Minat Masyarakat Aceh Jaya Ikut Vaksinasi Covid-19 Tinggi, Dinkes Kehabisan Stok Vaksin Sinovac
“Semoga dengan adanya peran ulama dan tokoh agama di setiap kecamatan menyampaikan kepada masyarakat, semua masyarakat tidak ragu lagi terhadap vaksinasi,” harap Amir.
Sementara itu Health Immunization Officer Unicef Aceh, dr Warqah Helmi, kepada Serambinews.com menyebutkan, ada tiga tahapan imunisasi dasar yang harus dilakukan terhadap anak.
Tahap pertama ketika berumur 0-11 sebulan, kemudian tahap kedua, 18-24 bulan dan tahap ketiga, kelas 1 sampai kelas 5 SD.
“Imunisasi tersebut penting dilakukan untuk anak demi kekebalan tubuhnya,” kata Warqah.
Imunisasi tersebut ada yang dilakukan secara tetes dan juga suntik, tergantung dari jenisnya.
Bila terjadi demam pada anak setelah imunisasi itu normal dan demamnya bisa sembuh, kadang tanpa harus diberikan obat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/vaksinasi-terhadap-ulama.jpg)