Breaking News:

Berita Bisnis

Keseriusan Repsol di Blok Andaman III, Harapan Kejayaan Migas Aceh di Selat Melaka

Di tengah sepinya geliat dunia Migas nasional dan pandemi Covid-19, Repsol tak surut melakukan pergerakan di Blok Andaman III.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
Dok Kompas.com
Ilustrasi eksplorasi Migas lepas pantai 

Muhammad nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH –  Kala PT Arun melakukan pengapalan gas terakhir ke Jepang pada delapan tahun lalu, era kejayaan Migas Aceh dianggap sudah berakhir.

Namun nyatanya, potensi Migas Aceh tidak berakhir. Setelah Arun usai, Medco Melaka EP berproduksi di Blok B Aceh Timur.

Kini, Repsol, perusahaan Migas asal Spanyol membawa harapan baru dalam dunia Migas Aceh.

Di tengah sepinya geliat dunia Migas nasional dan pandemi Covid-19, Repsol tak surut melakukan pergerakan di Blok Andaman III.

Blok Andaman III yang berada di perairan utara Pidie Jaya atau tepatnya di Selat Malaka, merupakan satu-satunya pengerjaan laut dalam saat ini di Indonesia. 

Stakeholder Relations Repsol, Amir Faisal Jindan mengatakan, saat ini di Indonesia hanya Aceh yang masih dipercaya melakukan pengeboran laut dalam.

Baca juga: Gugatan Asrizal soal Blok Migas Aceh Berakhir Damai

Katanya, pengeboran untuk eksplorasi di Blok Andaman III oleh Repsol akan dimulai awal tahun depan. 

Langkah Repsol ini akan menjadi titik awal kejayaan kembali sektor Migas Aceh.

Amir Faisal Jindan berharap semua pihak bisa bersama-sama menjaga agar investor dan industri Migas tetap berada di Aceh. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved