Breaking News:

Jokowi Sedih, Sebut Indonesia Semakin Dihormati Negara Lain tapi Dikerdilkan di Negara Sendiri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku merasa sedih karena posisi Indonesia semakin dihormati negara lain, tetapi sering dikerdilkan di negara sendiri.

Editor: Faisal Zamzami
FOR SERAMBINEWS.COM
Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 kepada seluruh keluarga besar Partai Golongan Karya (Golkar) di seluruh Indonesia, Sabtu (23/10/2021) malam 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku merasa sedih karena posisi Indonesia semakin dihormati negara lain, tetapi sering dikerdilkan di negara sendiri.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberi sambutan dalam HUT ke-10 Partai Nasdem pada Kamis (11/11/2021).

Menurutnya, posisi Tanah Air yang kini terlibat keketuaan/presidensi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, dan selanjutnya akan menjadi ketua ASEAN, seharusnya bisa membuat warga Indonesia merasa terhormat.

"Sering saya sedih, posisi kita dihargai, posisi kita semakin dihormati, posisi kita semakin dipandang oleh negara lain, tapi sering di negara sendiri dikerdilkan," kata Jokowi dikutip dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (11/11/2021).

"Padahal pada posisi itu sebetulnya, baik pada keketuaan, presidensi G20 atau nantinya setelah ini menjadi ketua ASEAN. Mestinya Indonesia sebagai bangsa sebagai dihormati, dan juga warga negara Indonesia akan merasakan semuanya, merasakan kehormatan itu," lanjutnya.

Dengan posisi Indonesia saat ini, Jokowi berharap warga negara Indonesia (WNI) dimana pun berada juga akan dihormati warga negara lain.

Baca juga: Jokowi Tabur Bunga di Makam Ani Yudhoyono, 300 Nakes Meninggal Dianugerahi Bintang Jasa

Baca juga: Jokowi Mania Minta Luhut Mengundurkan Diri dari Jabatannya Secara Terhormat

Lebih lanjut, pada kesempatan itu Jokowi menyampaikan bahwa dia merasakan suasana yang berbeda saat menghadiri G20 di Roma, Italia, dan KTT perubahan iklim di COP26 di Glasgow, Skotlandia beberapa waktu lalu.

Dikatakan Presiden ke-7 RI itu, banyak sekali permintaan bilateral dari negara-negara di dunia yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Bahkan, ketika dia sedang berdiri maupun duduk, secara mendadak ada beberapa kepala negara-negara besar yang menghampirinya.

 
"Banyak sekali (kepala negara) yang secara mendadak, baik waktu saya berdiri maupun saya duduk, datang kepada saya, dan itu adalah negara-negara besar," kata Jokowi.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved