Breaking News:

Sepak Bola

Harry Kane Masih Merasakan Tekanan Mental, Usai Kekalahan Menyakitkan di Final Euro 2020

Striker Tottenham Hotspur Harry Kane mengakui sedang berjuang mengatasi ketegangan mental dan fisiknya.

Editor: M Nur Pakar
AFP/Oli SCARFF
Striker Tottenham Hotspur dan Inggris Harry Kane yang mengalami tekanan mental dan fisik. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Striker Tottenham Hotspur Harry Kane mengakui sedang berjuang mengatasi ketegangan mental dan fisiknya.

Dia mengaku kekalahan di Final Euro 2020 dari Italia sangat menyakitkan dirinya.

Inggris kehilangan trofi besar pertama mereka dalam 55 tahun, seusai kalah dari Italia melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di Wembley Juli 2020.

Itu menjadi kehilangan yang memilukan bagi Kane, yang bermimpi menjadi kapten Timnas Inggris pertama yang mengangkat trofi sejak Bobby Moore di Piala Dunia 1966.

Terlihat lelah dan kurang tajam, Kane hanya mencetak satu gol dalam 10 penampilan Premier League untuk Tottenham musim ini.

Secara total hanya mencetak tujuh gol klub dalam 16 pertandingan di semua kompetisi.

Pemain berusia 28 tahun itu bernasib lebih baik untuk Inggris.

Baca juga: Harry Kane Puji Ambisi Tottenham Hotspur dengan Manggaet Antonio Conte

Dia mencetak tiga gol dalam empat pertandingan, tetapi mengakui rasa frustrasi di final Euro sulit untuk dilupakan.

"Selalu sulit ketika Anda menyelesaikan turnamen besar," jelasnya.

Dia mengatakan dua turnamen terakhir ke semifinal kemudian final, dan itu membutuhkan banyak dukungan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved