Breaking News:

Pemulihan Ekonomi

Kanwil DJPb Aceh Dorong Realisasi Pembiayaan UMI dan KUR

Pemerintah menginisiasi program pemulihan baru seperti Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) maupun merelaksasi program pembiayaan KUR dan UMi.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Taufik Hidayat
For Serambinews.com
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Negara (Kakanwil Djpb) Aceh, Syafriadi. 

Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Berdasarkan data Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Aceh per 31 Oktober 2021, realisasi penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) sebesar Rp97,88 miliar dan realisasi penyaluran pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp1,327 triliun. 

Di masa pandemi Covid-19 ini, pemerintah telah mengambil langkah extraordinary dalam rangka penanganan dan pemulihan di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor UMKM yang bermanfaat untuk kemajuan ekonomi di Aceh.

Untuk sektor UMKM ini, pemerintah telah menginisiasi program pemulihan baru seperti Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) maupun merelaksasi program existing seperti pembiayaan KUR dan UMi.

Pembiayaan UMi merupakan program fasilitas pembiayaan kepada usaha mikro, yang unbankable, baik dalam bentuk pembiayaan konvensional maupun Syariah, yang ditujukan untuk menyediakan alternatif fasilitas pembiayaan yang mudah dan cepat bagi usaha mikro serta menambah jumlah wirausaha yang difasilitasi oleh Pemerintah.

Kepala Kanwil DJPb Aceh, Syafriadi SE MEc., PhD menjelaskan, Pemerintah melalui BLU PIP (Pusat Investasi Pemerintah) telah menyiapkan program pemberdayaan pelaku usaha mikro melalui pembiayaan UMi seperti: pelatihan usaha, melatih debitur untuk memasarkan produknya secara on-line dan membeli serta mempromosikan produk dari pelaku usaha UMi melalui jaringan investasi vertikal dan media sosial PIP.

Syafriadi juga mengatakan, Pemerintah telah memberikan tambahan plafon pembiayaan UMi menjadi paling banyak menjadi Rp20 juta kepada debitur yang sebelumnya hanya sebesar Rp10 juta, yang disalurkan melalui tiga Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) yaitu PT. PNM (Permodalan Nasional Madani), PT. Pegadaian, dan Koperasi Mitra Dhuafa (Komida)”.

Secara rinci, penyaluran UMi untuk Aceh sampai dengan 31 Oktober 2021 telah mencapai Rp97,88 miliar dengan 26.067 debitur. Kabupaten Aceh Timur menjadi daerah yang paling besar menyalurkan UMi selama tahun 2021 yakni sebesar Rp8,44 miliar atau 8,62 persen dari total penyaluran UMi, dengan jumlah mencapai 2.376 debitur.

Setelah Kabupaten Aceh Timur kemudian Kabupaten Aceh Tamiang dengan penyaluran sebesar Rp8,37 miliar dengan 1.179 debitur serta Kabupaten Aceh Utara dengan penyaluran yang mencapai Rp7,95 miliar dengan 2.106 debitur.

Baca juga: Polisi Nangis Tak Terima Dipecat, Kapolres Langkat: Dia Pernah Lakukan Pemerasan Hingga Rp 200 Juta

Baca juga: Ria Ricis Sah Menjadi Istri Orang Aceh, Ridwan Kamil Terharu Saat Jadi Saksi Pernikahan

Dukungan pada Pembiayaan KUR

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved