Breaking News:

Berita Pidie

Ini Penyebab BPBD Pidie Belum Tangani Kerusakan Tebing Krueng Inong Tangse, Perlu Surat Keuchik

Sejumlah petani mengeluh karena areal persawahan mereka telah menciut dampak erosi yang terus terjadi.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Saifullah
For Serambinews.com
Sawah warga di Gampong Pulo Mesjid II, Kecamatan Tangse, Pidie, digerus aliran Krueng Inong. 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ratusan hektare sawah di Gampong Pulo Masjid II, Kecamatan Tangse, Pidie digerus aliran Krueng Inong Tangse

Erosi tersebut semakin parah akibat dampak banjir yang terjadi beberapa hari lalu.

Sejumlah petani mengeluh karena areal persawahan mereka telah menciut dampak erosi yang terus terjadi.

"Erosi menerjang ratusan hektare sawah dan kebun akibat dampak banjir yang terjadi saban tahun di Tangse,” Sekretaris Gampong Pulo Mesjid II, Syahril kepada Serambinews.com, Minggu (14/11/2021).

“Saat ini, belasan meter areal persawahan dan kebun warga hilang saat banjir," lanjut Syahril.

Menurut dia, hilangnya belasan meter tanah sawah maupun kebun, mempengaruhi kepada hasil panen padi berkurang setiap tahun. 

Baca juga: Sedih, Warga Pulo Mesjid II Telah Puluhan Tahun Antar Jenazah Arungi Krueng Inong Tangse Pidie

"Sebenarnya masalah erosi yang semakin meluas itu sudah sering dikeluhkan masyarakat,” bebernya.

“Tapi belum ada respon dari pemerintah. Padahal, kondisi di lapangan sangat mendesak untuk ditangani," ujarnya.

Menurutnya, saat ini kerusakan bibir Krueng Inong telah terjadi sepanjang 1 kilometer lebih.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved