Breaking News:

Gerhana Bulan Berlangsung 8 Jam

Fenomena gerhana bulan akan kembali terjadi pada 19 November 2021. Gerhana kali ini merupakan yang terlama pada abad 21

Editor: hasyim
NASA
Fenomena Gerhana Bulan 

* Masyarakat Aceh Tak Dapat Menyaksikan

BANDA ACEH - Fenomena gerhana bulan akan kembali terjadi pada 19 November 2021. Gerhana kali ini merupakan yang terlama pada abad 21, yaitu berlangsung selama 8 jam dan 1 menit. Sayangnya masyarakat tidak bisa menyaksikan gerhana ini lantaran matahari belum terbenam dan bulan belum terbit di ufuk timur. 

Gerhana bulan terjadi saat bulan, bumi, dan matahari berada pada bidang ekliptika yang sama dan permukaan bulan tertutupi dengan bayangan bumi.

Kepala Seksi Kemasjidan dan Hisab Rukyat Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra SHI MH, kepada Serambi, Minggu (14/11/2021) menjelaskan, proses mulainya terjadi gerhana bulan pada siang hari pukul 14:19 WIB. 

Sedangkan puncak gerhana terjadi pukul 16:03 WIB dan akhir fase gerhana pukul 17:47 WIB. Sehingga durasi total gerhana adalah 3 jam dan 28 menit. Meski demikian, sambung Alfirdaus, fase gerhana baru benar-benar berakhir pada pukul 19:04 WIB. 

“Bagi wilayah Aceh, semua fase utama gerhana tersebut terjadi sebelum matahari terbenam dan bulan terbit di timur, sehingga tidak dapat disaksikan," ujarnya. 

Menurut Alfirdaus, fase penumbra akhir adalah saat dimana bulan masih terkena bayangan samar atau bayangan luar dari sebuah proses gerhana.  "Fase ini adalah fase yang sulit disaksikan dengan mata telanjang karena tidak tampak perbedaannya dengan bulan purnama biasanya. Hanya lebih redup sedikit," terang Alfirdaus. 

Bila ditambahkan dengan fase penumbra, maka durasi total gerhana bulan pada 19 November 2021 ini mencapai 8 jam dan 1 menit.

Tak Keluarkan Imbauan Shalat Khusuf

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg mengatakan, pihaknya tidak mengadakan pengamatan gerhana bulan seperti pada gerhana yang terjadi 26 Mei 2021 lalu.

Kanwil Kemenag Aceh, sambungnya, juga tidak mengeluarkan surat edaran imbauan shalat khusuf karena gerhananya tidak dapat disaksikan.

"Tidak ada sunnah shalat khusuf bagi masyarakat Aceh pada hari tersebut. Hanya penduduk di wilayah Amerika Utara sampai Amerika Selatan, Australia, sebagian wilayah Indonesia bagian Timur dan wilayah Asia Timur lainnya yang dapat menyaksikannya,” ujar Iqbal.(mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved