Breaking News:

MotoGP

Valentino Rossi Resmi Sandang Status Legenda MotoGP

"Saya selalu berpikir hari ini akan menjadi seperti mimpi buruk karena ini adalah akhir dari karier panjang," ucap Rossi, dikutip dari laman resmi Mot

Editor: Faisal Zamzami
MOTOGP.COM
Valentino Rossi memamerkan medali legendanya usai diperkenalkan sebagai pembalap yang masuk MotoGP Hall of Fame pada tahun 2021. 

"Saya menerima banyak kejutan, dari mulai dipamerkannya motor yang saya bawa untuk menjadi juara dunia dan pembalap (Akademi VR46) menggunakan helm saya."

"Itu sangat emosional. Juga dukungan besar dan rasa hormat yang besar dari semua orang di paddock serta semua pembalap MotoGP," tambahnya.

Rossi mampu membalap dengan baik pada MotoGP Valencia. Dia mulai dari urutan ke-10 dan menyelesaikan race dengan finis di urutan ke-10.

Pembalap 42 tahun itu mengungkapkan alasan bangga bisa merebut finis di 10 besar pada balapan terakhir.

"Terutama di akhir pekan yang hebat kemarin, saya membalap dengan baik dan kini di balapan saya bisa masuk 10 besar," tutur Rossi.

"Jadi, itu berarti saya menutup karier panjang saya dengan 10 pembalap top dunia."

"Ini sangat penting bagi saya, itu berarti, dan saya dapat menggunakan hasil ini untuk waktu yang lama karena saya dapat mengatakan dalam balapan terakhir, saya finis di 10 besar," imbuhnya.

Rossi menambahkan bahwa menuju balapan terakhir seolah-olah dirinya sedang berjuang untuk Kejuaraan Dunia.

Akan tetapi, pola pikir tersebut tidak bisa didapatkan juara dunia sembilan kali itu lantaran tekanan yang dialami.

"Pertama-tama kami bekerja dengan baik dengan tim saya. Kemarin sejak pagi, motor benar-benar meningkat dari hari Jumat dan saya mulai merasa baik dari FP3," ujar Rossi.

"Hal ini sangat penting. Juga dari Sabtu hingga Minggu kami berkembang, juga Francesco Bagnaia membantu saya untuk tetap berada di 10 besar (di FP3) dan langsung menuju Q2 dan mulai balapan di 10 besar."

"Anda biasanya memulai balapan lain dari luar 10 besar. Namun, kini saya merasakan motivasi dan konsentrasi seperti jika saya terlibat dalam Kejuaraan Dunia karena ini menjadi balapan terakhir. Ini sangat penting."

"Ini tidak mudah karena sejak Senin saya mendapatkan banyak tekanan, banyak hal yang harus saya lakukan."

"Tetapi bagi saya, yang paling penting adalah mencoba untuk menjadi kompetitif dalam balapan karena saya masih pembalap dan momen itu adalah emosi luar biasa."

"Kini, saya membalap dengan sangat baik, saya tidak pernah membuat kesalahan, dan saya memberikan yang maksimal dari awal sampai akhir," tuturnya meneruskan.

Perwira TNI AL Disebut Dibayar Rp4,2 Miliar Bebaskan Kapal Asing, KSAL Yudo Margono Tantang Buktikan

Baca juga: Gudang Rokok di Solo Dirampok, Satpam Ditemukan Tewas, Pelaku Ambil Uang Rp270 Juta

Baca juga: Pria Ini Nekat Bunuh Janda Erni karena Tak Mau Diajak Balikan, Ponsel Korban Ikut Dirampas

Bolasport: Sah! Valentino Rossi Kini Resmi Sandang Status Legenda MotoGP

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved