Breaking News:

Internasional

Inggris Sebut Pria Kelahiran Irak, Penyerang Kota Liverpool yang Gagal Telah Rencanakan Tujuh Bulan

Polisi Inggris menyebut pria yang tewas dalam serangan bom gagal di Liverpool, Minggu (14/11/2021) merupakan kelahiran Irak.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Polisi Inggris jaga ketat apartemen pria kelahiran Irak perencana serangan bom di Liverpool. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Polisi Inggris menyebut pria yang tewas dalam serangan bom gagal di Liverpool, Minggu (14/11/2021) merupakan kelahiran Irak.

Polisi mengatakan pelaku telah merencanakan ledakan itu selama tujuh bulan.

Emad Al Swealmeen (32) yang lahir di Irak, menyewa sebuah properti di kota itu pada April 2021.

Dia telah melakukan pembelian peralatan bomn sejak saat itu, kata Russ Jackson, Kepala Polisi Kontra-terorisme baratlaut Inggris.

Dilansir AFP, Rabu (17/11/2021), perangkat bom Al Swealmeen meledak di bagian belakang taksi di luar rumah sakit Liverpool.

Hanya beberapa saat sebelum Inggris menandai Remembrance Sunday akhir pekan lalu.

Dia terbunuh terkena ledakan, dan pengemudi taksi melarikan diri dengan luka ringan setelah dilaporkan mengunci Al Swealmeen di dalam taksi.

Baca juga: Iran Tuntut Inggris Bayar Utang Rp 7,6 Triliun, Barter Dengan Zaghari-Ratcliffe

"Sebuah gambaran muncul terkait pembelian bagian-bagian komponen perangkat," jelas Jackson.

"Kami tahu, Al Swealmeen menyewa properti itu dari April 2021," tambahnya.

“Kami sekarang melacak kerabat terdekat Al Swealmeen yang telah memberi tahu kami dia lahir di Irak,” tambahnya.

Pencari suaka itu akan menjadi bagian dari penyelidikan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved