Breaking News:

Internasional

Presiden AS dan China Segera Membahas Kesepakatan Nuklir Iran 2015

Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping akan membahas kesepakatan nuklir Iran 2015. Kedua pemimpinan dunia itu ingin menyelaraskan posisi

Editor: M Nur Pakar
AFP/MANDEL NGAN
Presiden AS Joe Biden (kiri) memberi isyarat saat bertemu dengan Presiden China Xi Jinping secara virtual dari Ruang Roosevelt Gedung Putih di Washington, DC, Senin (15/11/2021) 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Presiden AS Joe Biden dan Presiden China Xi Jinping akan membahas kesepakatan nuklir Iran 2015.

Kedua pemimpinan dunia itu ingin menyelaraskan posisi menjelang dimulainya kembali pembicaraan tidak langsung AS-Iran pada 29 November 2021.

Dilansir AFP, Rabu (17/11/2021), pejabat Iran dan enam negara yang menandatangani pakta, Inggris, Cina, Prancis, Jerman, Rusia dan Amerika Serikat akan bertemu di Wina.

Mereka ingin melihat Teheran dan Washington setuju untuk melanjutkan kepatuhan kesepakatan.

Dimana Iran harus mengekang nuklirnya, dengan imbalan bantuan dari AS, Uni Eropa dan pencabutan sanksi.

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Panggil Presiden AS Joe Biden Teman Lama Yang Dibantahnya

Pada tahun 2018 Presiden AS Donald Trump menarik diri dari pakta di antara negara-negara besar yang dikenal sebagai P5+1.

Bahkan, memulihkan sanksi keras terhadap Iran, mendorong Teheran untuk mulai melanggar pembatasan nuklirnya sekitar setahun kemudian.

“Kedua presiden memiliki kesempatan berbicara tentang menyelaraskan perspektif menuju pertemuan 29 November 2021," kata Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Jake Sullivan,

Sehingga, katanya, P5+1 bersatu dalam berurusan dengan Iran dan mencoba membuka jalan untuk kembali ke kesepakatan.

Pembicaraan AS-Iran tidak langsung, dengan pejabat dari negara lain sudah beberapa kali berlansung.

Iran telah menolak kontak langsung dengan pejabat AS.

Sedangkan China lebih suka menghidupkan kembali perjanjian itu.

Namun, cenderung menempatkan tanggung jawab pada Amerika Serikat.(*)

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Tidak Berharap Era Perang Dingin Terulang Lagi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved