Breaking News:

Internasional

Jet Tempur Koalisi Arab Saudi Gempur Persembunyian Garda Revolusi Iran dan Hizbullah di Yaman

Jet tempur koalisi pimpinan Arab Saudi menggempur markas Garda Revolusi Iran dan Hizbullah di Yaman. Serangan udara itu menghancurkan tempat

Editor: M Nur Pakar
Videograb: Koalisi Arab Saudi
Serangan udara koalisi Arab Saudi ke tempat persembunyian anggota Garda Revolusi Iran dan Hizbullah di Yaman, Kamis (18/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Jet tempur koalisi pimpinan Arab Saudi menggempur markas Garda Revolusi Iran dan Hizbullah di Yaman.

Serangan udara itu menghancurkan tempat persembunyian rahasia di Yaman yang menampung para ahli Pengawal Revolusi Iran dan Hizbullah pada Kamis (18/11/2021).

Ibukota Sanaa, serta lokasi di Provinsi Dhamar, Saada, dan Al-Jawf terkena operasi udara koalisi untuk melemahkan milisi Houthi yang didukung Iran.

Pangkalan udara dan gudang Al-Dulaimi di Sanaa diserang oleh pasukan koalisi, kata TV Al Arabiya pad aKamis (18/11/2021) pagi.

Beberapa jam sebelumnya, koalisi meledakkan sebuah drone yang menargetkan Bandara Internasional Abha, di Provinsi Asir Arab Saudi.

Kerajaan menjadi sasaran hampir setiap hari oleh milisi di Yaman dengan drone peledak.

Baca juga: Koalisi Arab Saudi Lanjutkan Gempur Marib, 90 Anggota Milisi Houthi Tewas

Tetapi. hampir tidak efektif melawan sistem pertahanan udara Arab Saudi.

Penerbangan beroperasi secara normal di bandara Abha pada Kamis (18/11/2021) tanpa penundaan atau pembatalan yang dilaporkan.

Sebelumnya, sebuah pesawat tak berawak Houthi menargetkan bandara yang sama pada Oktober 2021.

Sehingga, meninggalkan empat pekerja dengan luka ringan yang disebabkan oleh puing-puing yang jatuh.

Pada Rabu (17/11/2021) koalisi juga menghancurkan dua drone yang ditujukan ke kota Khamis Mushait, selatan Arab Saudi.

Koalisi pimpinan Arab saudi mengatakan telah melakukan 29 operasi udara dengan target milisi di Marib dan Al-Bayda.

Serangan pada Rabu (17/11/2021) mengakibatkan penghancuran sistem pertahanan udara dan kematian lebih dari 90 anggota milisi Houthi.

Tindakan terhadap warga sipil oleh milisi Houthi telah dikutuk oleh kepemimpinan Kerajaan berulang kali, menyebut sama dengan kejahatan perang.

Baca juga: Jet Tempur Koalisi Pimpinan Arab Saudi Gempur Marib, 130 Milisi Houthi Tewas

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved