Breaking News:

Jurnalisme warga

Kampanye Membaca, Cara Jitu Meningkatkan Budaya Baca

Kamis, 8 November 2021 saya ditelepon oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA), Bapak Dr Edi Yandra MSP

Editor: bakri
Kampanye Membaca, Cara Jitu Meningkatkan Budaya Baca
FOR SERAMBINEWS.COM
SITI RAHMAH, S.H., M.Kn., Pegiat Literasi dan Founder Warung Penulis, melaporkan dari Blangpidie, Aceh Barat Daya

Buku yang dibaca bebas. Intinya adalah semua harus berbagi cerita tentang buku yang dibaca. Dalam komunitas kami, selain buku, kami juga melakukan tukaran benda kesayangan.

Generasi milenial maupun pemerhati literasi bisa melakukan tukaran buku kesayangan dengan teman-teman di komunitasnya.

Selain itu, dalam kegiatan ngeteh atau ngopi pagi, jika memungkinkan, dapat dilakukan makan bersama dengan menu khas daerah masing-masing. Boleh sayur, bubur, kue, dan lain-lain.

Komunitas ini kemudian sambil melakukan gerakan cinta baca juga sambil memperkenalkan makanan tradisional daerah masing-masing. Bisa juga diskusi buku terkait makanan tradisional di Aceh dan di Indonesia umumnya. Kegiatan ini perlu dilakukan agar memancing keinginan para milenial untuk membaca.

Kita harus menyadari bahwa saat ini tidak sedikit anak milenial banyak menghabiskan waktu untuk bermain games. Sudah saatnya komunitas baca ini kita gencarkan kembali agar generasi milenial cinta baca.

Tips kedua adalah mulai mengganti hadiah suvenir kepada teman dengan memberi hadiah buku. Ada teman yang suka baca, usahakan beri hadiah buku saat ia berulang tahun. 

Tips ketiga adalah melakukan lomba pidato dan lomba menulis di sekolah.

Pada saat yang sama saya juga memaparkan tentang menulis. Bagaimana cara mudah mewawancarai narasumber dan apa hubungan membaca dengan menulis. Materi kedua disampaikan oleh Herman RN dengan judul “Iqra, Kecakapan Hidup di Era Digital”.

Sepanjang tahun 2021 ini DPKA melakukan kampanye membaca di enam kabupaten/kota di Aceh, meliputi Bireuen, Bener Meriah, Abdya, Kota Lhokseumawe, Pidie Jaya, dan Aceh Utara. Saat kampanye ini berlangsung di Bener Meriah, narasumbernya adalah Bang Herman RN dan Pak Yarmen Dinamika selaku Pembina Forum Aceh Menulis (FAMe)

Kampanye Membaca yang digelar DPKA ini bertujuan untuk a) menanamkan minat baca di kalangan pelajar, siswa, dan mahasiswa; b) menumbuhkembangkan kemampuan siswa dan mahasiswa untuk menulis; dan c) memotivasi pelajar, siswa, dan mahasiswa untuk cinta pada perpustakaan.

Selain itu, kata Kepala DPKA, Dr Edi Yandra, kegiatan ini juga untuk memperkenalkan fasilitas Perpustakaan Aceh dan pustaka digital (iPustakaAceh).

Selain Kampanye Membaca, DPKA juga mengadakan kegiatan lomba bercerita anak SD, Seminar Perpustakaan Nasional, storytelling (mendogeng), Pemilihan Raja dan Ratu Baca Aceh Tahun 2021, menyediakan mobil pustaka keliling, serta inovasi-inovasi untuk memudahkan para pembaca seperti aplikasi iPustakaAceh. IPustakaAceh merupakan aplikasi perpustakaan digital berbasis media sosial yang dilengkapi dengan beragam fitur untuk memudahkan orang membaca ribuan judul e-book. iPustakaAceh yang di-launching tanggal 3 Desember 2018 itu bisa di-download di Google Playstore secara gratis. Ini memudahkan pembaca untuk mengakses buku tanpa harus pergi ke perpustakaan.

Jadi, begitu banyak kemudahan untuk membaca di era digital ini. Tunggu apa lagi? Ayo membaca untuk menutrisi otak kita.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved