Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Polres Lhokseumawe Gagalkan Penyelundupan Sabu 9,5 Kg via Laut, 4 Tersangka Ditangkap

Penggagalan upaya penyelundupan sabu di pesisir Pantai Areal Industri PT Arun, Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe ini pada Sabtu, (13/

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Mursal Ismail
Dokumen Polres Lhokseumawe        
Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe, memperlihatkan barang bukti sabu-sabu 9,5 kilogram yang digagalkan penyelundupannya pada Sabtu (13/11/2021). Foto direkam di Mapolres Lhokseumawe, Kamis (18/11/2021) 

Penggagalan upaya penyelundupan sabu di pesisir Pantai Areal Industri PT Arun, Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe ini pada Sabtu, (13/11/2021) sekira pukul 15.00 WIB. 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,LHOKSEUMAWE - Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Lhokseumawe menggagalkan upaya penyelundupan sabu 9,5 kilogram via laut. 

Penggagalan upaya penyelundupan sabu di pesisir Pantai Areal Industri PT Arun, Desa Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe ini pada Sabtu, (13/11/2021) sekira pukul 15.00 WIB. 

Empat pria tersangka perkara ini ditangkap, yakni berinisial DS (38), TA (59) dan R (36), ketiganya berasal Dusun Cot Suwe, Desa Padang Sakti, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe.

Sedangkan satu tersangka lagi berinisial AS (33), warga Dusun Keuramat Jaya, Desa Bugak Krueng, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, mengungkapkan awalnya polisi menangkap empat tersangka itu.

Baca juga: VIDEO Petugas Lapas Lambaro Bongkar Kasus Sabu-sabu dalam Bola Tenis, 8 Napi Terlibat

Kemudian barang bukti sembilan paket sabu yang sudah dikemas itu ditanam di dalam pasir di pesisir pantai tersebut. 

Kemudian, berhasil pengembangan dari tersangka, sabu yang sudah ditanam itu pun berhasil diamankan polisi yang setelah di dalam karung itu ada sembilan paket. 

"Narkoba jenis sabu berkemasan plastik teh China warna hijau itu bertuliskan Guanywang,” kata Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto kepada Serambinews.com, Kamis (18/11/2021).

Kapolres mengatakan para tersangka mengaku mereka hanya sebagai kurir yang diupah Rp 5 juta per orang untuk setiap paket itu, jika berhasil mereka selundupkan. 

"Jadi mereka mengaku tergiur jumlah upah yang akan diterima, jika aksi penyelundupan itu berhasil,” kata Kapolres mengutip pengakuan para tersangka itu. 

Baca juga: VIDEO Polda Aceh Ungkap Kasus Sabu-sabu Jaringan Internasional Seberat 353 Kg

Baca juga: Polres Langsa Tangkap Dua Tersangka Kasus Sabu-sabu, Seorang di Antaranya Residivis 

Kapolres menambahkan pihaknya masih menyelidiki atau mengembangkan kasus ini. 

Kapolres menambahkan para tersangka kasus sabu ini adalah jaringan internasional. 

Seperti diketahui penangkapan tersangka kasus sabu-sabu oleh Polres Lhokseumawe sudah berulang kali dilakukan di wilayah hukum setempat. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved