Breaking News:

Jurnalisme warga

Mengapa Kita Butuh Hukum?

DI sebuah warung kopi di Bireuen, saat rehat kantor antara saya dengan beberapa teman terlibat diskusi kecil tentang fenomena hukum

Editor: bakri
Mengapa Kita Butuh Hukum?
FOR SERAMBINEWS.COM
M. ZUBAIR, S.H.,M.H., Aparatur Sipil Negara pada Pemkab Bireuen, melaporkan dari Bireuen

Pengaplikasian tersebut juga telah diajarkan dalam ilmu Antropologi Budaya yang menyebutkan bahwa kaidah atau norma hukum itu berbeda dengan kaidah atau norma lainnya, karena kaidah atau norma hukum tersebut harus dipertahankan oleh suatu pemerintah negara.

Dengan demikian, norma hukum sebagai suatu ketetapan yang diikuti oleh masyarakat merupakan aturan-aturan atau petunjukpetunjuk dalam hidup bermasyarakat dan dijamin keefektifan pelaksanaannya sebagai perwujudan untuk menciptakan ketenteraman.

Dengan adanya jaminan perlindungan dari negara, maka masyarakat akan merasa adanya penghargaan terhadap dirinya serta ada keamanan terhadap harta bendanya dan kepentingan- kepentingannya yang lain. Bila jaminan itu dapat diberikan pemerintah serta mampu dijaga oleh masyarakatnya maka akan terlihat kehidupan masyarakat sebagai suatu susunan organisasi yang hidup dan berjalan teratur tanpa ada perasaan waswas dalam melaksanakan aktivitas demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk bisa menjamin terlaksananya norma hukum tentu diperlukan ada suatu upaya yang bersifat memaksa dari penguasa, sehingga dalam ilmu hukum dikenal dua sifat khas norma hukum, yaitu adanya paksaan dari luar (sanksi) dari penguasa yang bertugas mempertahankan dan membina tata tertib masyarakat dengan alat-alatnya dan sifatnya umum (berlaku untuk siapa saja).

Paksaan di sini tentu tidak bisa dijalankan semau-maunya saja, melainkan dijalankan dalam konteks kepentingan seseorang ataupun masyarakat untuk menciptakan ketenteraman. Selanjutnya harus diingat pula bahwa paksaan itu bukan tujuan norma hukum, melainkan jalan usaha untuk tegaknya hukum. Sebagai contoh norma hukum tersebut yaitu “siapa yang melakukan pembunuhan dihukum 15 tahun penjara (Pasal 338 KUHP).

” Di sini jelas sifatnya memaksa karena sanksinya tidak dapat dihindari oleh pelanggar ketentuan. Sifat paksaan dalam penerapan hukum menurut Utrech adalah karena hukum bertugas menjamin adanya kepastian hukum dalam pergaulan manusia. Dengan adanya kepastian hukum itu dapat dilihat bahwa hukum bertujuan untuk menjamin keadilan dan wajib membawa faedah bagi masyarakat.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hukum sebagai gejala sosial yang hidup, selalu diperlukan dalam masyarakat guna memberi ketenangan, keharmonisan, dan kenyamanan. Untuk itu, hukum harus ditegakkan agar adanya kepastian hukum dan harmoni tetap terjaga.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved