Breaking News:

Internasional

Pemukim Yahudi Teror Warga Palestina di Jerusalem, Rusak Ban Mobil

Para pengacau dari pemukim Yahudi merusak lusinan ban mobil warga Palestina di Jerusalem. Hal itu terkait upaya pemukim Yahudi mengusir warga

Editor: M Nur Pakar
AP/Mahmoud Illean
Seorang wanita memotret kendaraan yang dirusak di lingkungan Sheikh Jarrah di Jerusalem Timur, Jumat (19/11/2021). 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Para pengacau dari pemukim Yahudi merusak lusinan ban mobil warga Palestina di Jerusalem.

Hal itu terkait upaya pemukim Yahudi mengusir warga Palestina, kata penduduk, Jumat (19/11/2021).

Rekaman CCTV menunjukkan tiga pria berkerudung memasuki area berpagar Sheikh Jarrah sebelum menusuk dengan pisau ban mobil yang diparkir.

Tidak jelas siapa yang bertanggung jawab.

Tetapi, dalam beberapa pekan terakhir ini terlihat peningkatan kekerasan pemukim Yahudi terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Polisi Israel mengatakan mereka sedang menyelidiki insiden tersebut.

Baca juga: Pengadilan Israel Hukum Pekerja Bantuan Wanita Asal Spanyol, Dituduh Mendanai Pejuang Palestina

Dua minggu lalu, empat keluarga Palestina dari Sheikh Jarrah menolak penyelesaian yang diajukan oleh Mahkamah Agung Israel.

Diputuskan, menunda penggusuran mereka selama 15 tahun ke depan.

Protes dan bentrokan atas ancaman penggusuran membantu memicu perang Gaza 11 hari pada Mei 2021.

Sebanyak 11 mobil yang bannya kempes dimiliki oleh empat keluarga Palestina, menurut warga.

Sheikh Jarrah berada di Jerusalem timur, yang direbut Israel bersama Tepi Barat dan Jalur Gaza dalam perang Timur Tengah 1967.

Baca juga: Palestina Tuntut Israel Bebaskan Tahanan Mogok Makan 112 Hari

Israel mencaplok Jerusalem Timur dalam sebuah langkah yang tidak diakui oleh sebagian besar komunitas internasional.

Semenara, pertempuran hukum di Sheikh Jarrah telah menjadi sengketa real-estate lokal.

Palestina ingin Jerusalem Timur menjadi ibu kota negara masa depan yang mencakup Tepi Barat dan Gaza, tempat Israel menarik pasukan pada 2005.

Mereka mengatakan para pemukim Yahudi dengan dukungan dari negara, berusaha mengusir mereka dari kota dan mengubah identitas.(*)

Baca juga: Misi Diplomatik AS untuk Palestina di Jerusalem Bakal Dibatalkan, Seusai Permintaan Israel

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved