Breaking News:

Berita Pidie Jaya

Pijay Budayakan Literasi Membaca Bagi Siswa

Peningkatan budaya membaca ini diharapkan memberi dampak besar dalam mencerdaskan generasi muda dalam mewujudkan generasi Aceh Caroeng.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Wakil Bupati Pidie Jaya Dr H Said Mulyadi SE MSi (kanan) menyerahkan bingkisan kepada salah satu duta baca, Jumat (19/11/2021) 

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya (Pijay) terus mengalakkan program literasi budaya membaca lewat Kampanye Gemar Membaca (KGM) sebagai strategi yang tepat dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Wakil Bupati Pijay, Dr H Said Mulyadi SE MSi kepada Serambinews.com,  Jumat (19/11/2021) mengatakan, progran KGM dalam meningkatkan Literasi ini dilakukan semata-mata untuk mencerdaskan generasi.

"Ini menjadi program unggulan atau skala prioritas dari beberapa  dalam menggenjot mutu pendidikan lewat gemar membaca bagi para siswa demi meningkatkan mutu pendidikan," sebutnya.

Patut diketahui, peningkatan budaya membaca secara langsung memberikan dampak besar dalam mencerdaskan generasi muda dalam mewujudkan generasi Aceh Caroeng.

Maka, pendidikan menjadi modal utama dalam kehidupan bermasyarakat. Terlebih, di era yang sangat modern terutama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Saat ini  Indonesia sangat tertinggal jauh dari negara lain dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi diakibatkan budaya membaca yang menurun dampak dari pengaruh media sosial lewat Gadget yang digunakan sebagai sarana bermain hiburan dan mengabaikan pencarian ilmu lewat aplikasi yang disediakan,"jelasnya.

Baca juga: Raih Juara Umum, Kadisdikbud Aceh Tamiang Berikan Apresiasi

Baca juga: Hasil SKD CPNS Kemenkumham 2021 Resmi Dirilis, Cek Nama Kamu, Ini Link Untuk Unduh Pengumumannya

Ditambahkan Said Mulyadi,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sangatlah mendukung program GKM ini.

Maka, semua sekolah yang ada di Pijay tentunya juga perlu membenahi fasilitas atau Perpustakaan dengan penataan dekorasi yang lebih nyaman.  Sehingga menimbulkan minat Baca para siswa dengan berlomba-lomba ke Perpustakaan.

"Maka dengan sendirinya juga, para siswa dapat meningkatkan referensi ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin ilmu yang menjadi 'Makanan' bacaan," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved