Video
VIDEO - Ratusan Anak Meninggal Kelaparan di Tigrey
Dr Hagos Godefay menyetakan, “Kami telah mencatat lebih dari 186 anak-anak meninggal.” Kematian mereka disebabkan oleh kekurangan gizi akut parah
Penulis: Syukrillah Al-Amin | Editor: Mursal Ismail
Dari data yang dikumpulkan di 14 rumah sakit, memberikan gambaran penderitaan di yang terjadi di sana
SERAMBINEWS.COM - Sekitar 200 anak-anak meninggal kelaparan di rumah sakit Tigray Ethiopia setelah perang brutal antara pemerintah dan pemberontak Tigrey.
Dari data yang dikumpulkan di 14 rumah sakit, memberikan gambaran penderitaan di yang terjadi di sana
Dilansir AFP, Kamis (18/11/2021), PBB terjadinya blokade bantuan de facto, yang berarti pasokan medis paling penting tidak lagi tersedia.
Dr Hagos Godefay menyatakan, “Kami telah mencatat lebih dari 186 anak-anak meninggal.”
Kematian mereka disebabkan oleh kekurangan gizi akut parah, dengan korban anak-anak balita.
Selain itu, ia menyebutkan bawa jumlah keluarga yang memiliki akses terhadap pangan hanya berkisar 14 persen, turun dari 60 persen sebelum perang.
Konflik Tigrey berawal pada tahun 2020, ketika Perdana Menteri Abiy Ahmed mengirim pasukan ke Tigray untuk menggulingkan penguasa regional. (*)