Breaking News:

Video

VIDEO Kerap Didera Banjir, Anggota DPRK Pijay Pertanyakan Penanganan Infrastruktur SMP 1 Bandar Baru

Hasil pengecekan di SMPN 1 Bandar Baru selama ini, ada tiga ruangan kelas dari puluhan lainnya kerap digenangi air yang mengganggu kenyamanan belajar.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Hari Mahardhika

Laporan Idris Ismail | Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya (Pijay) mempertanyakan pembangunan infrastruktur di SMPN 1 Kecamatan Bandar Baru yang dinilai tidak efektif sehingga menyebabkan komplek sekolah itu kerap tergenang luapan air sungai Krueng Putu.

Anggota DPRK Pijay, Saifullah kepada Serambinews.com, Sabtu (20/11/2021) mengatakan pihaknya mempertanyakan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang selalu mengalokasikan dana untuk pembangunan, namun persoalan genangan air belum juga ada solusi.

Hal itu disampaikan Saifullah usai rapat pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan Belaja Kabupaten (RAPBK) di gedung DPRK Pijay.

Dari hasil pengecekan di komplek SMPN 1 Bandar Baru selama ini, ada tiga ruangan kelas dari puluhan lainnya kerap digenangi air yang mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.

Karenanya, Saifullah meminta Disdikbud untuk tidak sebatas berorientasi pada fokus 'Proyek' penimbunan atau hanya peningkatan saja sehingga upaya penyelesaian masalah ini tidak menjadi sia-sia.

Sementara Kepala Disdikbud Pijay, M Nasir mengatakan, usulan dana penimbunan lewat APBK 2022 ini yang disampaikan oleh pihak sekolah sebagai langkah dalam menyelesaikan masalah secara maksimal agar SMPN 1 Bandar Baru terbebas dari genangan air luapan sungai. 

Narator: Cut Eva Magfirah
Video Editor: Hari Mahardhika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved