Breaking News:

Video

VIDEO Solusi Pelihara Ternak di Perkotaan dan Lahan Sempit, Simak Penjelasan Aslog Kasdam IM

Serambi On TV melihat langsung perternakan yang dimiliki oleh Kolonel Reki Feriyanto, Aslog Kasdam IM dekat Museum Aceh.

Penulis: Syamsul Azman | Editor: Mursal Ismail

Serambi On TV melihat langsung perternakan yang dimiliki oleh Kolonel Reki Feriyanto, Aslog Kasdam IM dekat Museum Aceh.

Laporan Syamsul Azman | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, ACEH - Beternak selama ini dianggap harus membutuhkan lahan yang besar dan budget yang lumayan besar agar berhasil.

Selain itu, lokasi juga menentukan berhasil atau tidaknya berternak, sehingga sebagian besar peternak rata-rata memelihara hewan ternaknya di pedesaan atau yang jauh dari pemukiman masyarakat.

Serambi On TV melihat langsung perternakan yang dimiliki oleh Kolonel Reki Feriyanto, Aslog Kasdam IM dekat Museum Aceh, Banda Aceh, Sabtu (21/11/2021).

Menurutnya, berternak bukan menjadi permasalahan lagi bagi orang yang tinggal di perkotaan dan tidak memiliki lahan luas.

Sebab, ada cara yang mudah dilakukan dan tentunya hemat biaya.

Ternak bebek yang dilakukan oleh Kolonel Reki ditempatkan di belakang rumah, pakan yang diberikan juga berasal dari pakan alami, yakni dari tumbuhan Azolla, Maggot serta pakan fermentasi.

"Karena selama ini berternak itu cenderung sulit dilakukan bagi warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk, karena mengundang bau," ucap Aslog Kasdam IM.

Ia juga menerangkan, selama ini yang sering menjadi persoalan berternak di pemukiman padat penduduk adalah bau dari kotoran hewan ternak.

Kemudian mendatangkan lalat dan menyebabkan berbagai penyakit.

"Persoalan selama ini adalah persoalan kotoran hewan yang bau dan berlalat, sehingga dikhawatirkan akan mendatangkan lalat dan menyebabkan berbagai penyakit.

Nah, untuk mengatasi hal ini, kandang yang kita buat di bawahnya ada loker/ laci yang menanpung kotorkan hewan ternak, di dalam laci tersebut telah diletakkan larva black solder fly (maggot)," katanya.

"Maggot tersebut akan mengonsumsi kotoran hewan ternak dan sisa pakan dari hewan ternak, sehingga kotoran tersebut kering dan tidak ada lalat di sekitar kandang," tambahnya menjelaskan.

Narator : Ardiansyah
Editor : Syamsul Azman

Baca juga: VIDEO POPULER BAHASA ACEH Ikan Marlin 105 Kg, Harimau di Trumon dan Banjir Rendam Banda Aceh

Baca juga: VIDEO POPULER BAHASA ACEH Warga Aceh di Malaysia, Demo di Aceh Barat dan Eksekutor TNI di Pidie

Baca juga: VIDEO POPULER BAHASA ACEH Grup Zikir Penjara Lhokseumawe, Sandiaga ke Banda Aceh & Seuneut di Pidie

Baca juga: VIDEO - Hati-hati Melintas, Jalan Blangkejeren - Takengon Nyaris Putus Total.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved