Breaking News:

Petugas Dishub Tertibkan PKL

Petugas Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh membersihkan kawasan jembatan yang menghubungkan Ulee Lheue

Editor: hasyim
FOR SERAMBINEWS.COM
Petugas Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, meminta pedagang tidak berjualan di atas jembatan yang menghubungkan Ulee Lheue dan Gampong Jawa, Banda Aceh, Sabtu (21/11/2021). 

* Dari Jembatan Ulee Lheue-Gampong Jawa

BANDA ACEH - Petugas Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh membersihkan kawasan jembatan yang menghubungkan Ulee Lheue dan Gampong Jawa dari pedagang kaki lima (PKL), Sabtu dan Minggu (20-21/11/2021).

Jembatan tepi laut tersebut dikondisikan agar bebas dari semua hambatan, baik itu PKL maupun kendaraan roda dua dan empat yang terkadang ikut nangkring di atas jembatan tersebut.

Demikian ditegaskan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Banda Aceh, Drs Muzakkir Tulot MSi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Perparkiran, Mahdani SE, kepada Serambi, Minggu (21/11/2021).

Menurut Mahdani, di atas jembatan yang menghubungkan dua gampong tersebut harus steril dan bersih dari semua penghalang dan penghambat yang menggangu kelancaran lalu lintas dari kedua arah, baik masyarakat yang datang dari arah Ulee Lheue maupun sebaliknya dari Gampong Jawa.

Pentingnya jembatan yang menghubungkan dua gampong itu steril dari PKL dan parkir kendaraan roda dua dan empat, dikhawatirkan terjadi bencana gempa dan sebagainya, sehingga ruas jalan satu jalur yang sempit dan berada di pinggir laut tersebut tidak menghalangi masyarakat pengguna jalan. "Kami akan mensiagakan petugas di lokasi, terutama pada hari-hari libur. Meski demikian, kami mengharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak berjualan di atas jembatan dan memarkirkan kendaraannya," sebut Mahdani.

Upaya-upaya pencegahan, terutama berkaitan dengan keselamatan orang banyak harus menjadi tanggung bersama. Sehingga, pada saat situasional dan sesuatu hal terjadi di sana upaya untuk mengevakuasi diri cepat dilakukan, pungkas Kabid Perparkiran Dishub Kota Banda Aceh, Mahdani.

Tegur Jukir Tak Kenakan Rompi

Menurut Mahdani, dalam kegiatan patroli pengawasan dan penertiban yang dilaksanakan di hari-hari libur, luar jam dinas kantor, petugas juga menemukan sejumlah juru parkir resmi yang tidak mengenakan rompi. Petugas memberi teguran keras, bila tindakan itu diulangi maka semua atribut dan status juru parkir resmi akan dicabut.

Di samping itu petugas juga melakukan penagihan retribusi parkir yang menunggak dari para juru parkir resmi dan itu dilakukan di sejumlah kawasan. "Kami juga memberikan imbauan kepada PKL di Jalan Rama Setia untuk menggeser lapak atau rak dagangannya ke pinggir jalan, sehingga tidak menggangu kelancaran lalu lintas," sebut Mahdani.

Kegiatan pengawasan dan penertiban itu dilaksanakan di hari libur, mulai pagi hingga malam hari, pungkas Mahdani.(mir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved