Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Tahun Depan Lhokseumawe Berlakukan Tilang Elektronik, Siapkan 1 Kamera ETLE

Kamera ETLE ini akan beroperasi 24 jam yang dipasang untuk memudahkan kerja polisi lalu lintas menindak pelanggar di jalan raya.

Penulis: Zaki Mubarak | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Satlantas Polres Lhokseumawe, akan memasang kamera tilang atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di kawasan Taman Riyadah, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Senin (22/11/2021) 

Laporan Zaki Mubarak | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Satlantas Polres Lhokseumawe, akan memasang kamera tilang atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di kawasan Taman Riyadah, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Kamera ini dipasang untuk memudahkan kerja polisi lalu lintas menindak pelanggar di jalan raya. Kamera ETLE tersebut akan beroperasi 24 jam.

Sebagaimana yang disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Aceh, Kombes Pol Dicky Sondani menyebut sistem ETLE ini melakukan deteksi terhadap pelanggaran pengendara di lampu merah, tidak pakai helm, menggunakan handphone saat mengendarai kendaraan, dan pelanggaran lalu lintas lainnya.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto melalui Kasat Lantas AKP Vifa Febriana Sari, menjelaskan, untuk saat ini yang sudah ada CCTV di simpang Taman Riyadah, Saat ini berfungsi memantau arus lalu lintas dan terkoneksi dengan RTMC Ditlantas Polda Aceh. Sementara pengadaan kamera ETLE masih menunggu dari Korlantas Mabes Polri.

“Jadi sekarang masih menunggu, giliran Aceh infonya tahun depan sudah mulai berlaku. Dimana ETLE ini dapat membaca pelat nomor kendaraan sehingga keberadaan alamat pelanggar dapat diketahui.

Sehingga apa yang dilakukan oleh pelanggar menjadi bukti yang otentik saat system tilang elektronik berlaku,” kata AKP Vifa Febriana Sari, kepada Serambinews.com, Senin (22/11/2021).

Baca juga: Penyelundupan Sabu ke LP Meulaboh Marak, Tahun Ini Saja Sudah 9 Kali Digagalkan Petugas

Baca juga: Sebelum Dibuang ke Peulimbang & Ditemukan Jadi Kerangka, Remaja Makmur Dirampok, Dibunuh di Peudada

AKP Vifa Febriana menambahkan, lokasi sementara baru 1 titik, dan kemungkinan bisa bertambah tergantung kebutuhan dan jumlah yang diberikan dari Korlantas Mabes Polri. Ia juga menjelaskan, surat tilang nantinya akan dikirim ke rumah pelanggar menggunakan jasa PT Pos Indonesia.

Apabila orang yang bersangkutan tidak mau membayar denda tilang, maka kendaraannya akan diblokir di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

Kemudian lanjutnya, untuk mensosialisasikan di Lhokseumawe agar masyarakat mengetahui sistem penegakan hukum dengan menggunakan ETLE ini.

Agar benar-benar berjalan sesuai aturan dan ini untuk himbauan ke masyarakat agar sudah siap dan mulai mengerti dengan teknologi saat ini.

“Guna mensukseskan program ETLE tersebut, Kami mengimbau kepada masyarakat agar tertib berlalu lintas dan apabila membeli kendaraan bekas agar segera balik nama, karena jika ETLE sudah diberlakukan maka surat tilang akan dikirim sesuai dengan identitas pemiliknya,” pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved