Breaking News:

Video

VIDEO Dua Pria Muda tak Tahan Dicambuk 200 Kali, Berulang Kali Minta Algojo Hentikan Sebatan

Sementara NJ ditangguhkan dua tahun hukuman cambuk 100 kali, lantaran harus merawat bayinya.

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Hari Mahardhika

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Kejaksaan Negeri Pidie melakukan eksekusi cambuk 200 kali terhadap dua remaja berinisial ML (22) dan WD (21).

Penegakan hukum cambuk yang melibatkan dua algojo itu digelar di lapangan tengah Kejari Pidie, Senin (22/11/2021).

Kedua remaja itu dicambuk masing-masing 100 kali karena dinilai Majelis Hakim Mahkamah Syari'ah Sigli terbukti secara meyakinkan melakukan perzinaan dengan NJ (19) hingga wanita itu melahirkan.

Sementara NJ ditangguhkan dua tahun hukuman cambuk 100 kali, lantaran harus merawat bayinya.

Saat menjalani proses cambuk, kedua remaja itu tidak tahan menerima sebatan algojo.

Jaksa berulangkali menghentikan proses sebat pakai rotan itu.

Sehingga Jaksa harus menggantikan dengan terpidana maisir atau judi online chip higgs domino.

Lima terpidana judi itu dicambuk sebanyak 20 hingga 30 kali sebatan rotan.

Setelah penjudi chip selesai menjalani hukuman cambuk, jaksa kembali melanjutkan sebatan terhadap dua remaja terpidana zina.

Kedua remaja itu berulangkali minta proses cambuk untuk dihentikan karena tidak tahan menahan sakit.

Meski sebatan algojo sempat dihentikan, kedua remaja ML dan WD berhasil menjalani hukuman cambuk masing-masing sebanyak 100 kali. (*)

Narator: Ilham
Video Editor: hari Mahardhika

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved