Breaking News:

Opini

Formula Menuju Barsela Sejahtera

Kawasan pesisir Barat-Selatan Aceh atau sering disebut dengan Barsela, memiliki peluang yang sangat besar untuk maju dan sejahtera

Editor: bakri
Formula Menuju Barsela Sejahtera
FOR SERAMBINEWS.COM
Nurchalis S.P, M.S, Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Aceh

Oleh Nurchalis S.P, M.S, Ketua Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Aceh

Kawasan pesisir Barat-Selatan Aceh atau sering disebut dengan Barsela, memiliki peluang yang sangat besar untuk maju dan sejahtera. Adalah sebuah anugerah tak terhingga bahwa kawasan ini memiliki hampir semua modalitas untuk meraih lompatan besar dalam pembangunan ekonominya.

Cuma memang belum cukup disadari bahwa kesemua modalitas ini sesungguhnya adalah satu paket lengkap prasyarat yang jika dikelola dengan baik dalam satu pendekatan atau kerangka kerja yang holistik dan terintegrasi maka akan memberikan umpan balik yang sangat besar bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di kawasan ini.

Nah, dalam konteks inilah paradigma SWEB (Sustainable Wealth Eco-system of Barsela) atau Ekosistem Kesejahteraan Berkelanjutan Barsela dalam bahasa Indonesia, menjadi penting dan relevan. SWEB dalam hal ini dapat didefinisikan sebagai serangkaian modalitas yang membentuk jejaring dan siklus interaksi dalam sebuah hubungan yang saling mengisi, mempengaruhi, melengkapi, dan memperkuat untuk memberi nilai tambah secara maksimal dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup atau kesejahteraan manusia; masyarakat di kawasan Barsela.

Lima modallitas

Modalitas yang dimaksud dalam konsep SWEB ini mencakup ima elemen utama yaitu modal sumberdaya alam, modal manusia, letak geogrfis, pasar plus infrastruktur. Pertama, untuk turunan modal sumber daya alam, Barsela memiliki lahan prouktif yang cukup luas terdiri dari lahan pertanian dan perkebunan yang membentang dari kebupaten Aceh Jaya hingga Aceh Singkil dan Pulau Simeulue.

Kawasan Barsela juga memilki hutan yang luas dengan vegetasi yang masih sangat hijau dan lebat, masuk dalam kawasan hutan Ulu Ie Masen dan Leuser yang berperan penting sebagai paru-paru dunia. Elemen hutan ini memiliki peran vital dalam fungsinya menyerap dan menyimpan air tanah.

Dengan volume melimpah, dari kedua kawasan hutan hijau inilah air mengalir sampai jauh melalui banyak sungai besar dan kecil, membasahi dan menyuburkan bumi Barsela hingga ke bibir pantai Samudera Hindia, menyuplai air baku untuk dimanfaatkan mengairi lahan-lahan pertanian masyarakat.

Air baku ini menjadi sumber kehidupan yang menjamin keberlangsungan produksi dan produktivitas ragam komoditas pertanian dan perkebunan seperti padi yang memang menjadi tanaman pokok, dan beberapa komoditas lain yang berkualitas premium dan dibutuhkan oleh pasar dunia seperti minyak atsiri yang diekstrak dari pala, nilam, serai wangi, pala, dan cengkeh, minyak sawit atau CPO, plus rotan manau, rotan berkualitas terbaik yang banyak ditemukan di pulau Simeulue.

Laut dengan segala komoditas perikanannya juga menjadi elemen yang sangat penting dalam menunjang perekonomian Barsela. Berada di pesisir samudera Hindia, disangga oleh dua gugusan pulau dengan potensi ekonomi yang juga tak kalah menjanjikan, Kepulauan Banyak dan Simeulue, selain menyumbang potensi perikanan yang besar, dengan pesona pantainya juga dapat dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari berkelas dunia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved