Breaking News:

Berita Aceh Tamiang

SIM Masuk Sekolah, Cara Polres Aceh Tamiang Lindungi Usia Produktif dari Kecelakaan di Jalan Raya

Program yang dinamai SIMALA atau SIM Masuk Sekolah, merupakan inovasi Satlantas Polres Aceh Tamiang dalam melindungi pelajar dari potensi kecelakaan.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
Dok: Humas
Pelajar SMA I Bendahara saat mengikuti praktik ujian SIM yang diadakan Satlantas Polres Aceh Tamiang melalui program SIMALA, Rabu (24/11/2021). 

Program yang dinamai SIMALA atau SIM Masuk Sekolah, merupakan inovasi Satlantas Polres Aceh Tamiang dalam melindungi pelajar dari potensi kecelakaan lalu lintas.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Satlantas Polres Aceh Tamiang secara khusus turun ke sekolah-sekolah, untuk memberi pemahaman tentang surat izin mengemudi (SIM) dan tata cara penerbitannya.

Program yang dinamai SIMALA atau SIM Masuk Sekolah, merupakan inovasi Satlantas Polres Aceh Tamiang dalam melindungi pelajar dari potensi kecelakaan lalu lintas.

“Pelajar merupakan kelompok usia produktif, ada tanggung jawab kita melindungi mereka karena merupakan generasi bangsa,” kata Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang Iptu Jufni, Rabu (24/11/2021).

Kegiatan perdana ini dilaksanakan Satlantas Polres Aceh Tamiang di SMA I Bendahara, Rabu (24/11/2021) pagi.

Dalam kegiatan ini, sejumlah Polantas yang dikerahkan memberikan pemahaman kepada guru dan pelajar tentang tata cara ujian dan penerbiatan SIM.

Polisi pun tak sungkan mempraktikan langsung, tata cara ujian SIM kendaraan roda dua di halaman sekolah dengan disaksikan sekira 50 pelajar.

“Pemahaman ini kami lakukan secara teori dan praktik, jadi anggota memeragakan kegiatan yang harus dilakukan pemohon SIM,” ungkap Jufni.

Baca juga: Operasi Zebra Seulawah, Polantas Sosialisasikan Keamanan Berkendara ke Sekolah

Jufni berharap melalui SIMALA ini, para pelajar mengerti kalau kepemilikan SIM diperoleh melalui rangkaian ujian yang bertujuan untuk menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran di jalan raya.

“Dengan terbentuknya pemahaman ini, pelajar yang merupakan kelompok usia produktif dan yang akan menjadi generasi penerus bangsa diharapkan dapat selamat dari resiko vatalitas kecelakaan selama berkendara,” sambungnya.

Dia pun mengimbau, agar pelajar menjadi duta lalu lintas dengan melengkapi standar berkendara, seperti helm, SIM, dan kelengkapan lainnya.

Berdasarkan jadwal, program SIMALA ini akan dilanjutkan Satlantas ke sekolah lain setingkat SMA.

Jufni memastikan, selama kegiatan berlangsung tetap mematuhi protokol kesehatan. (*)

Baca juga: 100 Lebih Kasus Kecelakaan di Aceh Disebabkan Karena Pengemudi Mengantuk

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved