Breaking News:

Enam Terpidana Dicambuk, Kasus Maisir dan Zina

Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan melaksanakan eksekusi cambuk terhadap enam orang terpidana perkara Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014

Editor: bakri
For Serambinews.com
Terpidana judi online menjalani hukuman cambuk di halaman Kantor Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (24/11/2021) 

TAPAKTUAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Selatan melaksanakan eksekusi cambuk terhadap enam orang terpidana perkara Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Pelaksanaan eksekusi cambuk ini berlangsung di halaman Kantor Dinas Syariat Islam, (24/11/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Dari enam orang yang menjalani eksekusi cambuk itu, dua diantaranya terpidana judi dalam jaringan (online) berdasarkan putusan Mahkamah Syar’iyah setempat. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Selatan, Heru Anggoro SH MH melalui Kasi Pidum, Rista Zullibar SH mengatakan, kedua terpidana judi online ini yakni, Andi Azhar dan Safrijal warga Aceh Selatan.

"Keduanya terbukti bermain/menjual judi online high domino. Keduanya dihukum cambuk masing-masing 35 kali dan pada hari ini selesai dieksekusi oleh algojo," kata Rista.

Rista Zullibar mengatakan, keduanya terbukti secara sah dan dinyatakan bersalah oleh majelis hakim Mahkamah Syar’iyah Tapaktuan.

Keduanya terbukti melanggar pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayah.

Algojo sedang mengeksekusi cambuk terhadap terpidana maisir, Kamis (4/11/2021).
Algojo sedang mengeksekusi cambuk terhadap terpidana maisir, Kamis (4/11/2021). (For Serambinews.com)

Selain pelanggar judi online, dalam kesempatan yang sama Kejari Aceh Selatan juga mengeksekusi empat terpidana lainnya yang melanggar pasal 34 Qanun Aceh No 6 tahun 2014 tentang Jinayat.

"Keempat terpidana hukuman cambuk masing-masing 100 kali, dari empat tersangka satu diantaranya wanita," kata Rista.

Meskipun keempat terpidana tersebut dicambuk hingga 100 kali, tidak ada yang meminta ditunda proses cambukan karena kesakitan, seperti selama ini kerap terjadi terutama untuk terpidana yang perempuan.

Baca juga: Enam Terpidana Perkara Jinayat Jalani Hukuman Cambuk di Aceh Selatan, Satu Orang Wanita

Baca juga: VIDEO Dua Pria Muda tak Tahan Dicambuk 200 Kali, Berulang Kali Minta Algojo Hentikan Sebatan

Baca juga: Terbukti Zina, Dua Remaja di Pidie Meringis Dicambuk 200 Kali, Lima Penjudi Chip Juga Dieksekusi

Mereka yang Menjalani Cambuk

  1. Safrizal Bin Alm. Sabaruddin dihukum uqubat ta'zir cambuk di depan umum sebanyak  35  kali cambuk. Pasal yang dilanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, bersalah melakukan tindak pidana maisir.
  2. M. Ilyas alias Paman Bin Muhammadan dihukum uqubat ta'zir cambuk di depan umum sebanyak  100  kali cambuk dan uqubat ta'zir penjara selama 48 bulan. Pasal yang dilanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dan  bersalah melakukan tindak Pidana zina dengan anak.
  3. Andi Azhar  Bin Husaini dihukum  uqubat ta'zir cambuk di depan umum sebanyak  35 kali cambuk. Pasal yang dilanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, bersalah melakukan tindak pidana perbuatan maisir.
  4. Rusfiandi Bin Alm Suriadi dan Yuli Arida Binti Alm Ruslan dihukum uqubat ta'zir cambuk di depan umum sebanyak  masing-masing 100 kali cambuk. Pasal yang dilanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat,  bersalah melakukan tindak pidana perbuatan zina.
  5. Arman Alias Mando Bin M.Yahya Alm Zainuddin dihukum uqubat ta'zir cambuk di depan umum sebanyak  100  kali cambuk dan uqubat ta'zir penjara selama 60 bulan. Pasal yang dilanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat bersalah melakukan tindak Pidana perbuatan zina dengan anak.(tz)
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved