Breaking News:

Jurnalisme warga

Menikmati Pesona Laot Nie Pineung Suasa di Aceh Jaya

SIAPA sih yang tidak mengenal Aceh Jaya? Kabupaten di wilayah pesisir barat Aceh ini memiliki banyak ekosistem wisata yang indah

Editor: bakri
Menikmati Pesona Laot Nie Pineung Suasa di Aceh Jaya
IST
PIPI MURFIZA, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh, melaporkan dari Calang, Aceh Jaya

OLEH PIPI MURFIZA, Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh, melaporkan dari Calang, Aceh Jaya

SIAPA sih yang tidak mengenal Aceh Jaya? Kabupaten di wilayah pesisir barat Aceh ini memiliki banyak ekosistem wisata yang indah. Saat bencana gempa dan tsunami menghantam Aceh tahun 2004, kabupaten ini merupakan kawasan paling parah didera tsunami. Itu karena, episentrum gempa berkekuatan 9,3 skala Richter itu berada di antara perairan Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Pulau Simeulue. Tapi kali ini, saya tak hendak mengingat bencana tersebut. S

aya hanya ingin menceritakan tentang indahnya Laot Nie Pineung Suasa, tempat yang memiliki banyak keindahan alam yang sangat memesona. Walaupun berada di pedalaman Aceh Jaya, Laot Nie Pineung Suasa dikenal sebagai lokasi yang menawan lagi eksotis. Meski memakai kata “laot” yang bermakna laut, Laot Nie Pineung Suasa sebenarnya berupa danau. Danau ini terletak di Desa Pasi Timon, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya.

Jaraknya tidak terlalu jauh dari Calang sebagai ibu kota Kabupaten Aceh Jaya. Pengunjung yang bergerak dari Calang hanya perlu menempuh perjalanan darat sejauh 40 km dengan waktu tempuh sekitar satu jam. Danau ini sempat mengalami kerusakan ketika diterjang gelombang tsunami pada 26 Desember 2004.

Meskipun namanya tidak terlalu terkenal, tapi bisa dibilang Danau Laot Nie Pineung Suasa memiliki pesona alam yang tak kalah indahnya dengan danau lainnya di Aceh.Danau yang satu ini juga memiliki air yang cukup jernih serta dikelilingi tumbuh-tumbuhan yang subur. Salah satunya adalah pohon pinang merah (palmerah), juga terdapat berbagai macam bunga yang kian mempercantik pemandangan di sekitar danau.

Pecinta komunitas otomotif Toyota Hardtop Aceh (THA) melakukan touring Ke Gunung Geurute, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (17/10/2020).
Pecinta komunitas otomotif Toyota Hardtop Aceh (THA) melakukan touring Ke Gunung Geurute, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Sabtu (17/10/2020). (For Serambinews.com)

Saat menuju ke objek wisata yang satu ini kita akan melewati jalan yang view-nya begitu indah. Di pinggir jalan menuju ke danau ini terdapat sungai yang airnya mengalir di sepanjang Krueng Teunom. Saat kita sudah sampai ke danau ini dijamin kita akan betah berlama-lama berada di Danau Laot Nie Pineung Suasa. Pepohonan hijau menambah teduh dan asri suasana di danau yang belum banyak dikunjungi oleh wisatawan dari luar Aceh Jaya ini.

Laot Nie Pineung Suasa yang sangat indah dan banyak pengunjung yang mengagumi dan mengapresiasi keindahannya.Banyak warga di sekitar danau yang melakukan kegiatan berkebun, berladang atau Bertani. Aneka tanaman mereka budi dayakan di sini. Apalagi danau ini tidak terlalu jauh dari pemukiman warga.

Saat kita berkunjung ke danau ini pekan lalu, saya dibuat takjub akan keindahannya. Pinang merah yang tumbuh subur di pinggir danau, menambah semarak suasana di tempat ini. Air danaunya yang begitu tenang serta jernih, membuat saya terkesima. Saya bagaikan sedang berlibur ke daerah yang hebat pesona danaunya, seperti Danau Toba di Sumatera Utara atau Danau Lut Tawar di Aceh Tengah.Danau ini berada 12 meter di atas permukaan laut. Banyaknya pepohonan hijau yang berada di sekitar membuat danau yang satu ini memiliki udara yang sejuk.

Warga menemukan jenis batu bacan di Puncak Gunung Geurutee, Kecamatan Jaya (Lamno), Aceh Jaya Senin (16/2). SERAMBI/SA'DUL BAHRI
Warga menemukan jenis batu bacan di Puncak Gunung Geurutee, Kecamatan Jaya (Lamno), Aceh Jaya Senin (16/2). SERAMBI/SA'DUL BAHRI ()

Suasana seperti ini sangat cocok bagi siapa pun yang ingin menenangkan pikirannya dari kesumpekan atau rutinitas sehari-hari. Nah, bagi Anda yang belum pernah ke danau ini, datanglah segera. Saya jamin kalau sudah berkunjung ke sini akan senang dan terkesan mendalam akan berbagai pesona di kawasan danau ini. Apalagi kalua kita berada sampai sore di tempat ini. Pesona saat matahari tenggelam (sunset) akan dapat kita nikmati dari pinggiran danau.

Selain bisa diandalkan untuk menenangkan diri, berada di Danau Laot Nie Pineung Suasa juga sangat memungkinkan untuk menyalurkan hobi bagi mereka yang doyan memancing. Soalnya, di danau ini banyak terdapat aneka jenis ikan tawar dalam beragam ukuran, terutama gabus, mujair, nila, dan lainnya. Bagi yang ingin membakar ikan sungai yang segar dan besar, danau inilah tempatnya.

Saya sarankan jangan lupa membawa peralatan pancing, karena saat sampai di danau ini aneh rasanya kalau pengunjung tidak memancing karena ikatnya memang banyak dan airnya jernih. Selain itu, pengunjung juga leluasa berfoto ria di sini karena spot fotonya banyak. Karena pemandangan di sekitar danau ini cukup menawan, jangan heran kalua Anda tak puas-puasnya berfoto di tempat ini.

Namun yang sangat disayangkan adalah fasilitas di Danau Laut Nie Pineung Suasa ini belum memadai. Pengunjung masih kesulitan menemukan toilet yang sebenarnya menjadi fasilitas yang mutlak ada di tempat wisata umum. Di pinggir danau ini juga belum tersedia tempat ibadah atau lainnya dikarenakan masih belum terlalu dikelola secara profesional untuk tujuan komersial.

Tapi tujuan utama orang ke danau ini adalah untuk menikmati asrinya suasana danau dan airnya yang bening. Aneka jenis ikan air tawar yang melompat ke sana kemari juga membuat kita serasa ingin hendak berenang bersamanya. Maka, sangat disayangkan jika kamu melewatkan begitu saja kesempatan berkunjung ke danau yang eksotik ini. Ayo, jadwalkan segera untuk melawat ke danau nan indah dan masih sangat alami ini. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved