Breaking News:

Berita Simeulue

Selesai Naik Dok KMP Teluk Singkil belum Juga Dioperasikan, Ini Penyebabnya

"Kalau yang dari BKI (biro klasifikasi indonesia) dan lainnya itu sudah, ini tinggal dari BPTD yang belum dan masih kita tunggu," katanya.

Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ SARI MULIASNO
KMP Teluk Singkil sandar di pelabuhan lama Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur, foto direkam Kamis (25/11/2021). 

"Kalau yang dari BKI (biro klasifikasi indonesia) dan lainnya itu sudah, ini tinggal dari BPTD yang belum dan masih kita tunggu," katanya.

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Jalur penyeberangan laut pada lintasan Simeulue ke daratan Aceh, saat ini kekurangan kapal feri pasca KMP Aceh Hebat 1 masuk galangan dalam rangka perawatan rutin.

Saat ini, hanya ada KMP Teluk Sinabang yang melayani di lintasan itu dan dalam sepekan sekali dilayani KMP Aceh Hebat 3 yang datang ke Simeulue untuk bunker atau pengisian logistik.

Satu kapal lainnya, yakni KMP Teluk Singkil yang sudah selesai perbaikan kini telah tiba di Kabupaten Simeulue dan disandarkan di pelabuhan lama Sinabang, Kecamatan Simeulue Timur sejak sepuluh hari terakhir.

Namun yang menjadi persoalan saat ini, meski KMP Teluk Singkil sudah selesai doking dan telah tiba di Simeulue, namun belum juga bisa dioperasikan untuk mengisi di lintasan penyeberangan di daerah kepulauan itu.

Supervisor ASDP Perwakilan Simeulue, M Aulia, yang dikonfirmasi Serambinews.com, Kamis (25/11/2021), mengatakan bahwa untuk posisi KMP Teluk Singkil sebenarnya sudah bisa dioperasikan di lintasan karena baru saja selesai naik dok.

Akan tetapi, untuk saat ini pihaknya masih menunggu persetujuan dari
Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah I Provinsi Aceh, dalam hal untuk mengoperasikan KMP Teluk Singkil.

Baca juga: KMP Papuyu Kembali Layari Pulo Aceh

"Kalau yang dari BKI (biro klasifikasi indonesia) dan lainnya itu sudah, ini tinggal dari BPTD yang belum dan masih kita tunggu," katanya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Simeulue, Mulyawan Rohas, yang ditanyai Serambinews.com mengatakan bahwa terkait KMP Teluk Singkil tersebut belum beroperasi dikarenakan masih ada beberapa kelengkapan yang harus dilengkapi di atas kapal, seperti liferaft sebanyak 6 unit wajib ganti baru.

Kemudian, dinamo untuk blower wajib dipasangkan dan tabung Co2 wajib ganti baru.(*)

Baca juga: VIDEO Penyeberangan ke Pulo Aceh Kembali ke Era Kapal Kayu, Imbas KMP Papuyu Naik Docking

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved