Breaking News:

Internasional

Tiga Hakim Perempuan Lebanon Mundur, Tak Tahan Hadapi Tekanan Politikus Hizbullah

Tiga hakim Lebanon mengundurkan diri dengan alasan tak mampu lagi menahan tekanan dari elit politik.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Warga Lebanon mengibarkan bendera Hizbullah saat truk pengangkut BBM yang membawa bahan bakar Iran tiba dari Suriah di Lembah Bekaa Lebanon timur pada 16 September 2021 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Tiga hakim Lebanon mengundurkan diri dengan alasan tak mampu lagi menahan tekanan dari elit politik.

Para politisi, terutama dari kelompok Hizbullah ikut campur tangan dalam pekerjaan peradilan.

Terutama, penyelidikan kasus ledakan pelabuhan Beirut tahun lalu, kata sumber peradilan Kamis (25/11/2021).

Dilansir AP, hanya ada sedikit ruang bagi peradilan untuk bekerja melawan elit penguasa Lebanon.

Penyelidikan terhadap ledakan pelabuhan monster tahun lalu telah mengungkap sejauh mana gangguan tersebut.

Baca juga: Australia Masukkan Hizbullah Lebanon Sebagai Organisasi Teroris

Dimana, pejabat tinggi memasang jaringan pengadilan yang kompleks untuk menghalangi pekerjaan penyelidik utama, Tarek Bitar.

"Tiga hakim, semuanya perempuan mengunduran diri untuk memprotes campur tangan politik dalam pekerjaan peradilan," kata sumber peradilan.

"Sehingga, telah merusak keputusan yang dikeluarkan oleh hakim dan pengadilan," tambahnya.

Ketua pengadilan tinggi negara itu belum menyetujui pengunduran diri itu.

Dia berharap masalah itu dibahas dalam sebuah pertemuan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved