Breaking News:

Berita Aceh Barat

Dewan Dukung Investasi di Aceh Barat, Dengan Catatan Harus Lengkapi Izin

Kehadiran perusahaan di Aceh Barat tentu sebuah kemajuan untuk daerah yang bisa mengurangi pengangguran, akan tetapi tentu tidak bisa semena-mena.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Ramli SE, Wakil Ketua DPRK Aceh Barat 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Wakil DPRK Kabupaten Aceh Barat Ramli SE mendukung penuh semua investasi di daerah itu sejauh pihak perusahaan melengkapi semua perizinan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Kehadiran perusahaan di Aceh Barat tentu sebuah kemajuan untuk daerah yang bisa mengurangi angka pengangguran, akan tetapi tentu tidak bisa semena-mena yang bisa merugikan daerah dan masyarakat nantinya.

“Pada prinsipnya kita mendukung pihak perusahaan berinvestasi di Aceh Barat seperti PT Prima Bara Mahadana (PT PBM), namun jika tidak melengkapi izin maka kita akan tetap mempersoalkan hal tersebut,” kata Ramli SE, Wakil Ketua DPRK Aceh barat kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).

Disebutkan, yang menjadi ketentuan sebelum melakukan aktivitas pertambangan maka yang menyangkut dengan persoalan masyarakat harus diselesaikan, seperti persoalan lokasi tanah yang belum ada ganti rugi.

Ia menambahkan, bahwa pihaknya tidak akan menghambat adanya PT PBM di Aceh Barat yang melakukan aktivitas penambangan batu bara, akan tetapi terhadap kewajiban perusahan seperti perizinan harus bisa dibereskan dulu, baik seperti izin amdal dan limbah cair.

Baca juga: Kepala Kanwil DJP Aceh Berharap Kesadaran Wajib Pajak Meningkat

Baca juga: Ditegur Mendagri Soal Serapan Anggaran Rendah, Jubir Pemerintah Aceh: Realisasinya Masih Terkendali

Selain itu kata dia, pihaknya juga berharap supaya pihak perusahan menyelesaikan persoalan dengan masyarakat di kawasan penambanagn bantu bara seperti pembebasan lahan dan jika ada perjanjian dengan pemilik tanah seperti bagi hasil juga harus jelas.

Hal itu dimaksudkan supaya jangan ada pihak yang dirugikan, sehingga kedepan tidak menimbulkan masalah baru lagi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved