Breaking News:

Herlin Kenza Dituntut Denda Rp 15 Juta

Pengadilan Negeri Lhokseumawe kembali menggelar sidang lanjutan untuk perkara dugaan kerumunan di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe

Editor: bakri
For Serambinews.com
Tersangka dalam kasus kerumunan yang diduga melibatkan selegram Herlin Kenza diserahkan ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Rabu (13/10/2021). 

* Sidang Perkara Kerumunan

LHOKSEUMAWE - Pengadilan Negeri Lhokseumawe kembali menggelar sidang lanjutan untuk perkara dugaan kerumunan di Pasar Inpres Kota Lhokseumawe, Kamis (25/11/2021).

Dua terdakwa, yakni KS dan HK (Herlin Kenza) hadir dengan agenda pembacaan tuntutan.

Sidang dipimpin majelis hakim Budi Sunanda, beserta Sulaiman M, dan Mustabsyirah. Setelah sidang dibuka untuk terdakwa KS, JPU dari Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Al Muhajir SH MH membacakan isi tuntutan.

Jaksa Hadirkan Enam Saksi, Sidang Selegram Herlin Kenza

Baca juga: Selebgram Herlin Kenza Jadi Pesakitan di PN Lhokseumawe, JPU Hadirkan 6 Saksi, Ini Unsur-unsurnya

Baca juga: Jaksa Limpahkan Perkara Kerumunan Diduga Libatkan Selegram Herlin Kenza ke PN Lhokseumawe

JPU meminta KS membayar denda Rp 15 juta.

Jika tidak bersedia, maka diganti dengan hukuman penjara selama dua bulan.

Selanjutnya, sidang kedua dengan terdakwa HK. JPU menuntuk HK membayar denda Rp 15 juta.

Bila tidak mau membayar denda, maka diganti dengan hukuman penjara selama dua bulan. Sidang akan dilanjutkan pada Senin (29/11/2021), dengan agenda putusan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Selebgram Herlin Kenza yang diduga sebabkan kerumunan di Pasar Inpres, Kota Lhokseumawe, resmi dijadikan tersangka atas kasus dugaan tindakpidana tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan, pada Jumat (23/7/2021).

"Penetapan itu dilakukan setelah penyidik memeriksa tersangka dan delapan orang saksi, termasuk satu saksi ahli terkait kerumunan yang terjadi di Pasar Inpres, Lhokseumawe," sebut Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, dalam keterangan tertulis kepada Serambi, Sabtu (24/7/2021) lalu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved