Breaking News:

Berita Banda Aceh

Ketua KPA Aceh Besar Imbau Tidak Ada Pengibaran Bendera saat Milad GAM

“Itu bukan momennya, kita nanti hanya memperingati milad saja. Kalau soal itu (bendera) ada klausul sendiri, akan ada hari penetapan, kan sudah...

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
Ketua KPA Aceh Besar Imbau Tidak Ada Pengibaran Bendera saat Milad GAM
For Serambinews.com
Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Aceh Besar, Mukhlis Basyah.

“Itu bukan momennya, kita nanti hanya memperingati milad saja. Kalau soal itu (bendera) ada klausul sendiri, akan ada hari penetapan, kan sudah masuk dalam qanun. Ini kan belum ditetapkan bendera kapan, himne kapan,” ujar mantan bupati Aceh Besar ini.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Menjelang peringatan Milad GAM pada 4 Desember ini, Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Aceh Besar, Mukhlis Basyah atau yang akrab disapa Adun Mukhlis mengimbau kepada masyarakat supaya tidak ada yang mengibarkan bendera bulan bintang saat menjelang maupun pada hari peringatan milad.

Katanya, peringatan milad GAM merupakan peristiwa sakral yang nanti akan diikuti oleh unsur Forkopimda dan eks kombatan.

Sehingga ia meminta, supaya tidak ada pihak menodainya dengan kejadian yang tidak diinginkan.

Katanya, ia yang juga ketua panitia milad selalu berkoordinasi dengan jajaran forkopimda kabupaten dan provinsi, untuk sama-sama mengimbau kepada masyarakat supaya tidak yang menaikkan bendera.

“Itu bukan momennya, kita nanti hanya memperingati milad saja. Kalau soal itu (bendera) ada klausul sendiri, akan ada hari penetapan, kan sudah masuk dalam qanun. Ini kan belum ditetapkan bendera kapan, himne kapan,” ujar mantan bupati Aceh Besar ini.

Ia mengimbau kepada jajaran KPA untuk menjaga perdamaian, dengan tidak melakukan hal-hal yang menciderai keharmonisan.

Baca juga: Gerhana Matahari Total Bersamaan Milad GAM di Aceh, Ini Data Tim Falak Lhokseumawe

“Kita juga sudah koordinasi dengan jajaran TNI/Polri supaya kita saling menjaga, saya juga sudah wanti-wanti jajaran KPA Aceh Besar, supaya kalau ada yang memprovokasi nanti, harus betul-betul diantisipasi,” ujarnya.

“Tidak ada yang naikkan bendera pada hari itu, kan ada yang tidak nyaman nanti, disitu ada Forkopimda, para ulama, abu-abu, tapi kita bersitegang gara-gara bendera, padahal momennya milad dan maulid,” ujarnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved