Breaking News:

Sabri Harap APBK 2022 Fokus pada Pemulihan Ekonomi

Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh sudah mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Kota (APBK) Banda Aceh tahun 2022

Editor: bakri
hand over dokumen pribadi
SABRI BADRUDDIN, Anggota DPRK Banda Aceh 

BANDA ACEH - Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh sudah mengesahkan Anggaran Pendapatan Belanja Kota (APBK) Banda Aceh tahun 2022 sebesar Rp1.378.971.730.417.

Anggota DPRK setempat, Sabri Badruddin ST berharap pemerintah kota bisa memfokuskan penggunaan dana tersebut untuk pemulihan ekonomi masyarakat setelah dihantam wabah Covid-19.

“Kita berharap pemerintah fokus merecoveri (pemulihan) ekonomi pasca Covid-19 yang mewabah sejak awal tahun 2020,” kata Sabri memberi masukan, Kamis (25/11/2021).

Baca juga: Sabri Badruddin Ketua Golkar Banda Aceh  

Baca juga: Musda Golkar Banda Aceh Berakhir, Sabri Badruddin Ditetapkan Sebagai Ketua Terpilih

Baca juga: Sabri Minta DKP Aceh Sahuti Permintaan Pedagang Al-Mahirah

Diakui Sabri, kondisi ekonomi sempat terpuruk setelah wabah corona mewabah dunia.

Tidak hanya di Banda Aceh, tapi juga melanda secara nasional dan dunia. Akan tetapi, saat ini secara perlahan laju wabah Covid-19 sudah bisa dikendalikan meskipun belum berakhir. Denyut ekonomi juga terlihat sudah mulai membaik.

Ketua DPD II Partai Golkar Banda Aceh, Sabri Badruddin didampingi perngurus partai menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban kebakaran rumah di lorong masjid, Gampong Beurawe, Senin (30/8/2021).
Ketua DPD II Partai Golkar Banda Aceh, Sabri Badruddin didampingi perngurus partai menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban kebakaran rumah di lorong masjid, Gampong Beurawe, Senin (30/8/2021). (SERAMBI/MASRIZAL)

“Saya memberikan apresiasi kepada pemerintah kota dalam penanganan Covid-19 di Banda Aceh, sehingga saat ini Banda Aceh sudah masuk zona hijau,” ungkap Sabri.

Bahkan Banda Aceh menjadi satu-satunya kabupaten/ kota di Aceh yang kini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.

Menurut Sabri, kondisi itu tidak terlepas dari besarnya partisipasi aktif masyarakat dalam menekan laju penyebaran virus corona.

Selain memfokuskan pada kegiatan pemulihan ekonomi, Sabri yang juga Ketua DPD Partai Golkar Banda Aceh ini juga mengingatkan pemerintah untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada pada tahun 2022.

Hal ini perlu disampaikan lantaran pemerintah di bawah kendali Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Zainal Abidin akan berakhir pada tahun depan.

“Kita berharap Pak Wali bersama Wakil Wali Kota Banda Aceh bisa menuntaskan semua program kerja yang sudah ditetapkan sebelum berakhir masa jabatan,” ujarnya.(mas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved