Breaking News:

Video

VIDEO - 27 Migran Meninggal karena Perahu Karet Kempes, Inggris dan Prancis Saling Menyalahkan

Dua orang diselamatkan tetapi dirawat di rumah sakit karena hipotermia parah. Masih belum jelas dari mana para migran itu berasal, kata Darmanin.

#migrantewas #prancis #inggris

SERAMBINEWS.COM, SELAT INGGRIS - Pejabat Inggris dan Prancis saling menyalahkan, setelah 27 migran tewas ketika perahu mereka kempes saat melintasi Selat Inggris yang berbahaya.

Gérald Darmanin, menteri dalam negeri Prancis, mengatakan bahwa korban tewas, termasuk lima wanita dan seorang gadis kecil, adalah bagian dari kelompok yang perahu karetnya ditemukan kempes oleh tim penyelamat.

Pejabat Prancis sebelumnya menyebutkan jumlah korban tewas 31 orang, tetapi kemudian merevisi angka tersebut.

Dua orang diselamatkan tetapi dirawat di rumah sakit karena hipotermia parah.

Masih belum jelas dari mana para migran itu berasal, kata Darmanin kepada wartawan Calais.

"Ini adalah tragedi mutlak yang membuat kami marah," katanya.

Kapal yang terbalik di dekat Calais itu membawa sekelompok migran ke Inggris.

"Prancis tidak akan membiarkan Selat menjadi kuburan," kata Presiden Emmanuel Macron dalam sebuah pernyataan.

Polisi Prancis telah menangkap 4 orang pelaku perdagangan manusia sehubungan dengan insiden tersebut.(ANTARA)

#polisiprancis #selatinggris

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved