Breaking News:

Berita Bireuen

Bupati Bireuen Minta Qanun tentang Baitul Mal Direvisi

Bupati Bireuen berharap Qanun Aceh nomor 10 tahun 2018 tentang Baitul Mal segera direvisi dan memberi peluang untuk membantu korban kebakaran.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani SH MSi dan pejabat lainnya termasuk Disdukcapi Bireuen, Kamis (25/11/2021) menyerahkan bantuan BMA, bantuan masa panik dan juga KK serta KTP. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Banyak korban kebakaran di Bireuen tidak bisa dibantu membangun rumah saat ini dari sumber dana infak Baitul Mal karena terikat dengan Qanun Aceh nomor 10 tahun 2018 tentang Baitul Mal.

“Sebelumnya, dana infak dapat dipakai membantu membangun.rumah korban kebakaran, sejak lahirnya qanun tersebut tidak bisa.lagi,” ujarnya saat menyerahkan bantuan masa panik dan bantuan dari Baitul Mal Aceh kepada korban kebakaran di Dusun Mane, Desa Beunyot, Juli, Bireuen, Kamis (25/11/2021) sore.

Bupati berharap qanun tersebut segera direvisi dan memberi peluang untuk membantu korban kebakaran.

"Harapan saya hari ini disampaikan kepada Pemerintah Aceh tolong agar segera merevisi qanun tersebut, jangan susahkan kami disini di kabupaten/kota, padahal dulu kami bisa gunakan dana Infaq membantu.masyarakat kami ditimpa musibah," tegas Bupati.

Di samping itu, karena kondisi regulasi seperti itu, dalam pertemuan dengan.keuchik dan imum Mukim dilokasi musibah kebakaran diharapkan dalam waktu dekat ini agar menggerakkan bantuan sosial masyarakat, bantu bangun tempat tinggal sementara bagi korban.

Begitu juga para dermawan memiliki kelebihan untuk membantu material seperti seng, papan, juga.aparatur di lingkungan Pemkab Bireuen, agar dapat terbangun rumah.sementara untuk korban.

"Saya ulang lagi, Pemerintah Aceh tolong segara Qanun Aceh  tentang Baitul Mal segera direvisi,.jangan ikat kami seperti itu, kami punya uang sendiri yang merupakan uang masyarakat kami sendiri, namun tidak bisa kami gunakan karena terbentur  qanun tersebut," tegas Bupati Muzakar.

Baca juga: Aceh Harus Manfaatkan Peluang Revisi UU Cipta Kerja, Agar Nanti tidak Lagi Melabrak UUPA

Baca juga: BREAKING NEWS Tabrakan Bus JRG dan Pikap, Ayah dan Anak Meninggal, Ibu Luka Berat, Ini Data Korban

Dikatakan juga banyak uang infaq tersebut yang dapat digunakan untuk membantu korban bencana, selain untuk warga miskin, dan anak yatim juga peruntukan lainnya, ungkap Bupati Bireuen.

Diharapkan dana tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan korban dan keluarga paska musibah.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved