Breaking News:

Berita Aceh Besar

Gebrakan Pertama Keuchik Cantik Mayasari, Minta Gubernur Rampungkan Jembatan Panca Kubu Aceh Besar

Pasalnya, kondisi jembatan kerangka baja itu membutuhkan pembangunan puluhan meter lagi agar bisa dimanfaatkan oleh pengguna jalan.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Saifullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Keuchik Panca Kubu, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, Mayasari meminta Gubernur Aceh merampungkan jembatan rangka baja di desanya. 

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar 

SERAMBINEWS.COM, JANTHO – Keuchik Panca Kubu, Mayasari menyuarakan aspirasi warga desanya yang sangat mendambakan dibangunnya jembatan yang menghubungkan Desa Panca dengan Panca Kubu, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar.

Keuchik cantik yang baru beberapa hari dilantik ini meminta kepada Gubernur Aceh, Nova Iriansyah untuk merampungkan pembangunan jembatan kerangka baja di desanya pada tahun 2022. 

Pasalnya, kondisi jembatan kerangka baja itu membutuhkan pembangunan puluhan meter lagi agar bisa dimanfaatkan oleh pengguna jalan.

Sebab, urai Mayasari, ekses tak memiliki jembatan, masyarakat Panca Kubu harus menyeberangi sungai jika ingin pergi ke ladang maupun ke ibu kota kabupaten di Jantho.

Ironisnya, murid SD yang pergi ke sekolah di Desa Panca, juga harus menyeberangi sungai, sehingga berisiko terseret arus sungai pada musim penghujan.

Sebab itu, Keuchik Mayasari berharap, kepada Bupati Aceh Besar dan Gubenur Aceh agar memperhatikan kondisi warga di desanya, khususnya kalangan anak-anak.

Baca juga: Gadis Cantik Ini Dilantik sebagai Keuchik Panca Kubu Aceh Besar, Ini Profil dan Tekadnya Bangun Desa

Baca juga: VIDEO Gadis Cantik Ini Dilantik sebagai Keuchik Panca Kubu Aceh Besar, Begini Kesehariannya

Baca juga: Warga Panca Kubu Harap Kepada Bupati Aceh Besar dan Gubernur Aceh Bangun Jembatan

“Karena di saat banjir, anak-anak harus rela seberangi sungai untuk pergi bersekolah di Gampong Panca,” ujarnya.

“Bukan hanya itu, ketika masyarakat ada yang sakit, mereka juga harus membawa warga yang sakit itu menyeberangi sungai, baik ketika banjir maupun hujan agar bisa menjangkau tempat pelayanan kesehatan,” papar Mayasari.

Hal ini terpaksa dilakukan warga karena jembatan mereka belum selesai dibangun, sehingga masyarakat mau tak mau mesti menyeberangi sungai untuk melintas. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved