Breaking News:

Berita Lhokseumawe

Dosen Unimal Ajar Ibu-ibu Olah Ikan Barakuda Jadi Empek-Empek, Lebih Bernilai Dibanding Ikan Asin

Pengenalan ini dilakukan kepada kaum ibu Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Dosen UnimalĀ 
Puluhan ibu-ibu diajarkan cara mengolah Ikan Barakuda menjadi empek-empek dan jenis makanannya lainnya. 

Pengenalan ini dilakukan kepada kaum ibu Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe 

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh (Unimal) mengenalkan inovasi produk olahan hasil laut dan cara membuatnya. 

Pengenalan ini dilakukan kepada kaum ibu Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Antara lain cara membuat Empek-empek dan Kemplang/Kerupuk dan jenis lainnya. 

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan tentang keberagaman olahan hasil laut di lingkungan masyarakat Pusong Lama. 

Dosen yang terlibat dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat, Likdanawati MSi, Cut Melita Putri MSi dan Hamdiah MSi. 

Baca juga: Dosen Unimal Rintis Pembentukan Lembaga Rumah Modal Umat, Mudah dan Ringan, Begini Konsepnya

“Selama ini, ikan Barakuda atau ikan alu-alu hanya dijadikan masyarakat sebagai ikan asin,” ujar Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Likdanawati MSi, dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Minggu (28/11/2021). 

Ikan barakuda tersebut kata Likdanawati, banyak sekali didapatkan para nelayan yang berada di daerah Pusong. Namun, pemanfaatan ikan tersebut belum bernilai tinggi. 

Oleh karena itu, beberapa dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis  Unimal, tertarik memberikan pelatihan tentang inovasi produk olahan hasil laut kepada ibu-ibu rumah tangga di kawasan Pusong. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved