Breaking News:

Internasional

Presiden Afrika Selatan Kutuk Hukuman ke Negaranya, Usai Temukan Covid-19 Varian Omicron

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengutuk keras larangan perjalanan terhadap negaranya dan tetangganya atas kasus Covid-19 varian Omicron.

Editor: M Nur Pakar
News24
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa 

SERAMBINEWS.COM, PRETORIA - Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengutuk keras larangan perjalanan terhadap negaranya dan tetangganya atas kasus Covid-19 varian Omicron.

Ramaphosa mengaku sangat kecewa dengan tindakan itu oleh puluhan negara.

Dia menggambarkan tindakan itu tidak dapat dibenarkan.

Ramaphos juga menyerukan agar larangan itu segera dicabut.

Dilansir AP, Senin (29/11/2021), Inggris, Uni Eropa, dan AS termasuk di antara puluhan negara lainnya yang memberlakukan larangan perjalanan.

Omicron telah digolongkan sebagai varian perhatian.

Bukti awal menunjukkan memiliki risiko infeksi ulang yang lebih tinggi.

Baca juga: Israel Tutup Pintu Kedatangan Warga Negara Asing, 50 Negara Afrika Masuk Daftar Merah

Varian yang sangat bermutasi terdeteksi di Afrika Selatan awal bulan ini dan kemudian dilaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Varian ini bertanggung jawab atas sebagian besar infeksi yang ditemukan di provinsi terpadat Afrika Selatan, Gauteng selama dua minggu.

Saat ini, sudah menyebar di seluruh provinsi lain di negara itu.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved