Breaking News:

Terima Uang Rp 50 Juta Hasil Penjualan Sabu dari Kanit Narkoba, Bripka Syahril Mengaku Menyesal

Bripka Syahril adalah anggota Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai yang menerima uang dari Kanit Narkoba, Bripka Wariono.

Editor: Faisal Zamzami
KOMPAS.com/NURWAHIDAH
Ilustrasi Polisi 

SERAMBINEWS.COM, TANJUNGBALAI - Bripka Syahril Napitupulu mengaku menyesal telah menerima uang Rp 50 juta dari hasil penjualan narkoba.

Bripka Syahril adalah anggota Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai yang menerima uang dari Kanit Narkoba, Bripka Wariono.

Dikutip Tribunnews dari Tribun Medan, Pengadilan Negeri Tanjungbalai kembali menggelar sidang 11 bintara Polres Tanjungbalai yang didakwa jual sabu tangkapan.

Di persidangan tersebut, Syahril membantah bahwa uang itu adalah bagian untuknya dari Wariono, yang sebelumnya menjual sabu tangkapan pada gembong narkoba.

"Saya belum menikmati uangnya sama sekali pak. Saya bahkan mendahulukan untuk uang 'rusa', " kata Syahril kepada hakim ketua Salomo Ginting, Rabu (30/11/2021).

Atas keterangan itu, hakim kemudian menanyakan siapa rusa (informan) yang dimaksud oleh Syahril.

Hakim pun sempat membacakan berkas acara pemeriksaan (BAP) terdakwa Syahril, dan menemukan nama Al Amin sebagai rusa.

"Kemudian, kamu (disebutkan) mengambil uang dari Wariono, kamu bawa ke rumah Khoirudin, dan bersama-sama dengan Khoirudin kamu memberikan uang tersebut ke Al Amin di Jalan MT Haryono. Itukan isi berita acaramu," kata Salomo.

Menjawab pertanyaan itu, Syahril mengangguk.

  
Syahril mengatakan bahwa dirinya disuruh oleh Wariono untuk menyerahkan uang sebesar Rp 50 juta kepada Al Amin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved