Breaking News:

Opini

Narkolema Punca Kejahatan Seksual

Pekan lalu kita dihebohkan dengan adanya diskusi terkait salah satu pasal dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Editor: bakri
Narkolema Punca Kejahatan Seksual
For Serambinews.com
Dr. Rita Khathir, S,TP., M.Sc, Dosen Prodi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian, USK

Oleh Dr. Rita Khathir, S,TP., M.Sc, Dosen Prodi Teknik Pertanian Fakultas Pertanian, USK

Pekan lalu kita dihebohkan dengan adanya diskusi terkait salah satu pasal dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi No 30 Tahun 2021 tentang pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.

Hal yang diributkan adalah tentang ketidaksetujuan bahwa kekerasan seksual didefinisikan sebagai suatu tindakan tanpa persetujuan pihak korban

Sehingga diambil sebuah konklusi bahwa apabila dengan persetujuan menjadi boleh dan kemudian kementerian dianggap melegalkannya untuk terjadi.

Baca juga: ‘Grooming”, Modus Baru Kejahatan Seksual terhadap Anak

Nah lho?

Mari kita tarik nafas panjang, merenung sejenak, apa yang terjadi? Dalam tulisan ini saya ingin menuliskan tentang sebuah term baru “Narkolema”, yaitu narkoba lewat mata.

Kita semua sudah tahu tentang bahaya narkoba yaitu narkotika dan obat-obatan berbahaya di mana narcotics dari Bahasa Inggris berarti obat bius.

Penggunaan narkoba ini semakin berbahaya karena menyebabkan orang-orang yang terpapar menjadi addicted atau ketergantungan kepadanya.

Hal ini lah yang menyebabkan mereka memaksa diri untuk memerolehnya walaupun dalam keadaan tidak cukup uang, mereka akan melakukan berbagai tindakan.

Menghalalkan segala cara, agar nafsunya yang sudah tidak terkendali (addicted) tadi dapat terpenuhi.

Baca juga: DPRA Bentuk Tim Penegakan Hukum Kejahatan Seksual

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved