Breaking News:

Salam

Gara-gara Medan, Aceh Ikut-ikutan Naik Harga

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat mulai terjadi tren kenaikan harga beberapa komoditas pangan di pasaran

Editor: bakri
SERAMBI/HERIANTO
Satu unit mobil tangki pengangkut minyak goreng dari Medan sedang melayani pembelian partai besar di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, Rabu (7/7/2021). 

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) mencatat mulai terjadi tren kenaikan harga beberapa komoditas pangan di pasaran, walaupun sebetulnya permintaan tidak meningkat.

Pejabat Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut hanya tiga komoditi yang mengalami kenaikan siginifikan, yakni minyak goreng, cabai, dan telur ayam.

Sedangkan harga kebutuhan pangan lainnya secara umum relatif stabil.

Komoditi minyak goreng curah naik 10,13% dibandingkan bulan lalu menjadi Rp 17.400 per liter, minyak goreng kemasan sederhana naik 11,18% menjadi Rp 17.900 per liter

Minyak goreng kemasan premium naik 9,71% menjadi Rp 19.200 per liter.

Kenaikan harga minyak goreng di dalam negeri dipicu oleh kenaikan harga CPO dunia (CPO Dumai) yang masih terus terjadi hingga menembus level tertinggi

Di minggu ke-4 November harga CPO Dunia (Dumai) mencapai Rp.12.812/Liter, harga tersebut lebih tinggi 51,06% dibanding November 2020.

Di Aceh, sebagaimana dilaporkan Serambinews.com tiga hari lalu, pada minggu pertama bulan Desember 2021, harga beberapa kebutuhan pokok juga naik.

Selain minyak goreng dan telur ayam, ternyata harga gula pasir juga ikut naik.

Harga telur ayam di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, saat ini Rp 385.000/ikat (300 butir), naik dibanding minggu sebelumnya Rp 375.000/ikat. Di pedagang grosir Pasar Blangpidie, Kabupaten Abdya, harga telur juga naik.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved